โLife is 10% what happens to you and 90% how you react to it.โ -Charles R. Swindoll
Menghadapi segala sesuatu dengan selalu bersikap positif itu tidak selamanya mudah. Pernah mengalami suatu hari yang serba salah? Saya yakin semua pernah. Hari ini sepertinya merupakan salah satu hari yang seperti itu.
Suatu hari yang dimulai dengan indah dan menyenangkan bisa berubah total menjadi sebuah hari yang menyebalkan. Segala sesuatu yang mulai dengan baik lalu satu persatu menjadi sebuah kekacauan. Anehnya suatu yang mengacau itu seperti memiliki efek bola salju yang semakin lama semakin besar membawa hal hal yang dilewatinya dan akhirnya menjadi sebuah masalah yang besar dan sulit diurai.
Pada saat menghadapi itu, kita harus berhenti sejenak mengambil napas refocus, center yourself dan sesudah itu memulai kembali, kalau perlu dan ada waktu, dari awal! Saya selalu menasihati diri sendiri "Don't let other people mistakes become yours, atau Don't let "unfortunate" people change you to become not you!" Saya pakai kata "unfortunate" karena tidak mau menggunakan kata-kata kasar! hahaha...
Dari yang pernah saya baca, katanya jika sedang mengalami kekacauan dalam keseharian, lakukan bernapas 3 hitungan; Tarik napas selama 3 hitungan, tahan napas selama 3 hitungan dan mengehembuskan napas selama 3 hitungan. Ini katanya dapat membuat kita tenang dan bisa mulai refocus.
Ada juga yang menganjurkan cara Tanda Stop. Maksudnya jika kita mulai bersikap negatif seperti misalnya bergumam atau berkata, "Kalau gini caranya ya ga akan pernah selesai!", "Saya ga akan bisa berhasil", "Hancur kalau terus-terusan begini!" Nah itu semua adalah ungkapan yang negatif yang sama sekali tidak menolong. Itu semua adalah pikiran negatif dan perlu dihentikan. Caranya katanya dengan membayangkan tanda Stop yang besar. Butuh latihan untuk mengubah sebuah pikiran. Yang jelas semua pikiran negatif itu harus berhenti, stop!
Yang lain mengusulkan untuk melakukan sebuah afirmasi yang positif. Misalnya, "Saya pasti bisa!", "Masalah ini akan lewat!" dan sebagainya. Bentuk afirmasi ini men-trigger kita untuk bersikap lebih positif. Ya, matahari saja pada saatnya akan terbenam, dan hari baru akan dimulai lagi, tentunya dengan semangat dan harapan baru. Jika kita mampu "centering ourselves" pada masa-masa sulit, kita akan bisa bekerja dengan lebih efisien, bekerja sama dengan yang lain dengan lebih mudah, dan menghadapi segala sesuatu dengan lebih positif.
โWithin you, there is a stillness and a sanctuary to which you can retreat at any time and be yourself.โ ~Hermann Hesse
Setuju pak Jo.. menyadari nafas, trus tanya kenapa ya aku kok terganggu banget dgn hal itu.. ๐
Asik nih. Hal simpel tapi ga semua orang mampu melakukannya. Saya pernah nulis topik mirip ini judulnya DOBEDOBEDO... ๐๐