Sudah mau sebulan ternyata proses pembelajaran di TP18 ini, di TP ini jadwalnya lebih padat tapi jadi lebih terarah. Beberapa kakak pernah cerita bila berpetualang di smipa itu butuh proses yang lama, dan memang benar setelah satu tahun berjalan aku mulai bisa mengumpulkan kepingan-kepingan selama satu tahun kebelakang, lalu sekarang kepingan itu sedang dirapikan untuk selanjutnya aku rangkai.
Prosesnya memang alot, seperti mengunyah kerupuk black (warnanya putih) yang sudah melempem, tapi isinya daging semua. Intinya smipa ini memang ruang belajar yang ideal sih menurutku, begitulah ku bingung harus nutup ceritanya pakai apa, pake quotes aja kali yaa.
”Ilmu bukanlah hadiah, kita tidak bisa menerimanya begitu saja. Harus ada usaha untuk mendapatkannya”.