Saya duduk di halaman belakang sambil mendengarkan gemericik air dari pancuran kecil sambil memperhatikan tanaman-tanaman yang menjadi "teman" merenung saya selama beberapa bulan terakhir. Kebanyakan terlihat bahagia walau ada beberapa anggrek yang senin-kamis hidupnya karena kesalahan saya sebab kurang mengerti kebutuhan mereka. Mudahan-mudahan dengan perawatan seksama mereka bisa selamat.
2 hari saya tidak menulis. Berbagai hal saya alami yang menganggu proses kebiasaan saya menulis. Tidak apa, saya akan coba melunasinya sesegera mungkin dan mudah-mudahan banyak ide yang bermunculan. Untuk yang sekarang saya hanya ingin berbincang tentang rencana liburan mendatang Kano dan teman-teman yang akan mengunjungi kami.
" Joe, I want to see beaches, white sand, local shopping, temples, rice fields, and anything else you think." Kata Carol dalam emailnya kemarin dulu.
Carol adalah teman saya, dulu dia adalah salah satu general manager di salah satu dari 5 cafetaria besar di Colorado State University yang memberi makan ribuan mahasiswa setiap harinya. Carol, Mas Aris nanti bersama Kano dan 2 teman lain akan berkunjung beberapa bulan lagi dan mereka saat ini sedang sibuk membuat persiapan.
"Good news, folks, The international and domestic flights for Carol, Brandyn, Garret, and myself are booked." Kata mas Aris
Untuk Kano memang agak beda, sebab mereka akan berangkat sama-sama tapi, pulangnya berbeda sebab Kano ingin tinggal dengan orang tuanya lebih lama, jadi dia akan pulang menyusul.
Saya begitu semangat kemarin sehingga seharian malah sibuk tidak karuan karena bercampur antara excited, bingung dan memikirkan banyak hal yang harus dilakukan. Persiapan liburan sebetulnya adalah masa-masa yang paling seru, kadang malah lebih seru dari liburan itu sendiri karena banyak antisipasi dan perasaan campur aduk selama mempersiapkannya.
Seperti misalnya rencana mereka ini, 3 diantara mereka belum pernah ke Indonesia, sehingga ada banyak sekali tempat yang ingin mereka kunjungi. Kami rencananya akan bertemu di Singapura lalu bersama-sama ke Jakarta, Bandung, Semarang, Jogya dan Bali. Dari Bali nanti 4 orang akan kembali ke Amerika melalui Singapura, Vancover dan ke Denver, sementara Kano nanti bersama kami akan ke Surabaya lalu entah akan melakukan apalagi sebelum ke Bandung. Ini akan menjadi sebuah liburan yang seru.
Sejak kemarin Nina dan saya langsung menghubungi banyak teman yang di Jakarta, Semarang hingga Bali. Beruntung kami punya banyak teman di mana-mana sehingga bisa membantu memberikan informasi karena ada beberapa tempat yang kami sama sekali tidak tahu, apalagi sudah lama sekali kami tidak kemana-mana. Semarang, misalnya. Saya hanya lewat, tidak pernah benar-benar mengeksplor kota ini, entah sudah berapa puluh kali Nina dan saya melewati kota Semarang dalam perjalanan kami menuju Surabaya atau kembalinya dari Surabaya ke Bandung. Saya juga pernah mengemudi melewati Semarang ketika ke Jogya melalui jalur Utara, tapi entah mengapa tidak pernah terpikir untuk singgah.
Yang menarik dalam perencanaan adalah memikirkan tentang makanan dan tempat makan yang akan dikunjungi. Salah satu diantara mereka bukan pemakan segala seperti kami.
"KFC and McDonald, please." Kata mas Aris menggoda teman kami yang susah makannya.
Nah, masalahnya untuk apa kita pergi wisata kuliner ke berbagai tempat ke pelosok dunia jika hanya mencari KFC dan McDonald? Hahaha. Memang, KFC di Indonesia menurut saya jauh lebih enak dari KFC di sana. Saya sudah buktikan sendiri. Mungkin karena di Indonesia lebih bebas menggunakan MSG hahaha.
Eniwei, kami mulai mengumpulkan banyak pilihan dan memasukkan ke dalam daftar termasuk mengirimkan berbagai teaser menarik seperti potongan-potongan filem pendek tentang candi Prambanan dan Borobudur, tentang makanan-makanan tradisional yang mungkin menarik bagi mereka, serta pemandangan pantai dan tarian-tarian di Bali. Mudah-mudahan saja mereka nanti dapat mengalahkan rasa lelah karena perbedaan waktu dan dapat menikmati liburan singkat dan padat acara.
Foto credit: pixels.com