AES 1532 Berbeda Keseimbangan
joefelus
Sunday November 23 2025, 10:24 AM
AES 1532 Berbeda Keseimbangan

Hari ini adalah hari ke 45 masa pemulihan sahabat saya yang menjalani operasi otak. Sang istri berkisah bagaimana suaminya terkejut ketika melihat istrinya dapat menemukannya karena dia berada di pulau Sumatera. Operasi otak memang membuat kerjanya kacau dan sering mengalami delusi.

Kalau @kak-andy bilang bahwa otak itu rajin banget kerjanya, saya setuju, bahkan ketika arahnya salah, keyataannya tidak tepat, otak terus bekerja. Contohnya ya sahabat saya ini. Dia sedang berada dalam proses terapi mengembalikan semua fungsi tubuh dan otak di rumah sakit rehabilitasi, otaknya beberapa hari yang lalu memanipulasi, mengatakan bahwa dia sedang ada di pulau Sumatra, sehari sebelumnya sahabat saya ini sangat yakin sedang sibuk menulis. Dia memang seorang profesor dan selalu sibuk dengan penelitian.

Ketika tubuh sedang tidak baik, maka jiwa kita terganggu. Jika keseimbangan antara jiwa dan tubuh terusik, maka hidup kita juga terganggu. Ya begitulah hidup, harus taat pada aturan keseimbangan.

Yang saya perhatikan saat ini adalah kehidupan modern sangat mengacaukan semua keseimbangan. Lihat saja orang-orang jaman dulu, misalnya. Mereka yang dinugerahi usia panjang, keseimbangan tubuh dan jiwa mereka terjalin dengan sangat baik. Ayah saya, misalnya. Sejak jaman muda tidak pernah berhenti bergerak. Beliau bahkan masih bersepeda 10 tahun yang lalu dan ketika beliau bersepeda, jarak yang ditempuh puluhan bahkan ratusan kilometer! Ketika beliau berusia 70-an, masih mampu naik sepeda lebih dari 150km ditempuh selama 7 hingga 8 jam. Sayangnya beliau mengalami kecelakaan ketika bersepeda, sejak saat itu kondisi tubuhnya menurun. Ketika tubuh mulai bermasalah dan menghambat banyak hal, jiwanya juga mulai sedikit demi sedikit runtuh.

Nah jaman sekarang kita terlalu nyaman. Dulu untuk beli pisang goreng saya harus pergi bersepeda, sekarang tinggal pesan lewat gofood. Dulu ketika saya ingin main dengan teman-teman, harus jalan ke rumahnya, teriak-teriak:"Aaaadddddiii... main bola yuuuk!" Lalu kalau Adi sedang tidak bisa bermain ibunya yang keluar,"Adi sedang sakit." Atau alasan lain. Sekarang main di kamar masing-masing dengan permainan online. Anak say, Kano adalah seorang gamer, dia punya teman di hampir seluruh 5 benua dan bermain bersama-sama, berinteraksi lewat daring namun secara fisik mereka di kamar masing-masing. Kalau lapar tinggal pesan makanan untuk diantar ke depan pintu dengan aplikasi di telepon genggamnya. Keseimbangan aktivitas tubuh dan aktivitas mental sudah tidak seimbang lagi.

Memang dengan kemajuan teknologi dan pelayanan kesehatan generasi sekarang life expectationnya lebih panjang. Jaman dulu penyakit adalah musuh yang sangat lethal karena dunia kedokteran belum sebaik sekarang. Tapi, kondisi kesehatan generasi sekarang jauh lebih buruk dibanding dengan generasi-generasi sebelumnya. Seperti obesitas, ratenya jauh lebih tinggi di generasi-generasi sekarang dibanding dengan generasi baby boomer misalnya. Itu berdasarkan penelitian. Fakta juga mengatakan generasi jaman sekarang angka kematian lebih kecil tapi mereka tidak sesehat generasi sebelumnya. Ada headline yang menulis Gen X: Longer lives but in poor health. Itu hasil penelitian loh, sementara generasi sebelumnya umur lebih pendek (karena misalnya banyak penyakit yang belum ditemukan obatnya) tapi jauh lebih sehat. Semuanya karena gaya hidup yang berbeda, pola makan yang jauh berbeda dan itu mengacaukan keseimbangan.

Foto credit: prospectmagazine.co.uk