12 Mei 2026, pagi ini Kami bersiap untuk pergi ke rumah mba Siska, menghubungi bapak Grab untuk menjemput kami. Perjalanannya lumayan jauh, saat sampai disana kami harus berjalan sedikit dikarenakan ada pernikahan yang dilaksanakan di jalan.
Sesampainya dirumah mba Siska kami disambut dengan hangat oleh Mba Siska dan mas Panji. Kami berbincang mengenai awal sekali membangun pasar papringan, bagaimana dinamika di dalam pasar Papringan itu sendiri. Mba Siska mengajak salah satu dari kami untuk membuat minum bersama dengan dia, saya mengajukan diri untuk ikut. Saat sedang membuat minum mba Siska bercerita bahwa dia sempat berkuliah di ITB, saya merasakan bahwa mba Siska memang bukan orang asli Jawa Tengah dari cara berbicaranya. Setelah cukup banyak bercerita mengenai pasar papringan dan kehidupan mba Siska, kami diajak untuk melihat kebun mba Siska.
Kami melihat kebun yang sedang dirawat oleh mba siska. Terdapat ayunan disana, suasananya pun asri sekali. Dijelaskan mengenai kebun dan mata air di bawah pohon beringin, kami pun memutuskan untuk kembali. Kami disuguhi makan siang dengan lauk tongkol yang sangat enak.
Sehabis makan siang kami pun di ajak ke kebun untuk menanam Talas. Berjalan cukup jauh untuk sampai di kebun. Kami masing masing membawa 2 kardus berisi bibit pohon Talas. Vania dan Farzan turun untuk menanam bersama mas Panji. Setelah menanam matahari sangat panas, aku memutuskan untuk kembali dan memesan Grab, namun tak kunjung dapat.
Mba Siska menawarkan tetangganya yang kebetulan mempunyai mobil, alhasil kita pulang bersama tetangga mba Siska. Saat dirumah mba Siska saya merasa sangat gemas dengan Jongmaya anak dari Mba siska yang sangat lucu.
Hari ini cukup lelah namun saya senang bisa berbagi cerita dengan mba Siska dan mas Panji, juga bisa bermain bersama Jongmaya sedikit.