Seperti yang sudah saya perkirakan, reaksi tubuh saya terhadapt booster vaksin covid-19 tidak terlalu baik, hal yang serupa saya alami ketika memperoleh vaksin yang ke-2. Semalam ketika saya ikut berkumpul di pendopo sambil ngobrol dengan Maurits, Nadine dan Bang Ahkam, sudah mulai terasa tidak nyaman, dan ketika tadi pagi saya bangun sekujur tubuh terasa sakit, demikian juga kepala ditambah mual dan agak demam. Seperti ketika sedang flu minus batuk pilek.
Sejak di pendopo saya berusaha menulis sesuatu tapi ide tidak kunjung datang. Sempat sih sesudah acara di pendopo selesai saya berdiskusi dengan Nina soal jurang kesenjangan ekonomi, tapi kondisi tubuh saya agak sulit diajak bekerja sama mengembangkan sebuah ide yang lumayan serius. Jadi ide itu akan saya tunda saja hingga kondisi saya sudah membaik dan saya dapat berpikir lebih jernih.
Dalam kondisi semacam ini saya sebetulnya tetap merasa beruntung bahwa dapat dengan mudah memperoleh vaksin. Prosesnya juga tidak rumit, hanya perlu daftar online, pilih waktu lalu datang pada saatnya. Saya memilih sebuah apotek di sebuah supermarket. Di sana tinggal check in, 5 menit kemudian dipanggil, disuntik dan selesai. Jika dibandingkan dengan tempat lain dimana masyarakat harus berburu, sepertinya memang saya harus terus bersyukur diberi banyak kemudahan.
Walau kondisi seperti ini, saya memaksakan diri untuk bergerak. Pagi-pagi buat nasi goreng, lalu mencuci pakaian. Sesudah itu karena mulai bosan, saya hidupkan TV dan berusaha mencari sesuatu yang menarik untuk ditonton. Sesudah beberapa film saya coba, di Netflix, Paramount +, Amazon prime, hingga saluran TV biasa, saya tidak tertarik akan apapun. Lalu tiba-tiba ada pertandingan sepak bola antara Arsenal dan Liverpool. Hmm.. sudah bertahun-tahun saya tidak pernah menyaksikan pertandingan sepak bola, akhirnya sambil menulis ini saya menonton. Lumayan sambil menunggu pakaian di dalam dryer, saya menulis sambil menonton sepak bola. Untunglah pertandingan lumayan kaya dengan goal, sebab biasanya saya keburu bosan. Hingga 90 menit usai dan ada tambahan 3 menit, skor 4:0 untuk kemenangan Liverpool.
Pertandngan usai, sepertinya lebih baik saya berbaring. Ada sebuah buku karangan Mitch Albom terbaru, The Stranger In The Lifeboat, novel terbaru yang semalam saya beli di toko buku. Saya akan coba membaca saja sambil beristirahat. Mudah-mudahan besok saya sudah baik dan dapat menulis sesuatu yang jauh lebih bermutu.***