Karakter dan kemampuan pun gampang koq untuk ditemukan, tampilkan diri dan buat keberadaan diri terasa. Nanti pintu yang memang untuk kita akan terbuka. Langkah pertama yang selalu susah itu pun bukan langkahnya, karena langkah pertama bisa gampang kan. Yang susah melangkahnya itu lho, melangkah melaksanakan langkah pertama yang gampang itu.
Yang sudah pernah dilakuin dan masih berjalan. Setiap bangun pagi, setelah rapikan kasur, langsung meraih kusen pintu yang paling kuat. Pull Up! dua kali cukup. Kalau masih merasa mampu ya tambah satu, jadi tiga. Udah. Sudah olah raga lah hari itu itungannya. Gampang. Seminggu boleh lah lowong dua hari. Tuh, semakin gampang.
Mulai dari akhir dua ribu sembilan belas, sampai barusan sebelum ngetik tulisan ini. Sudah bisa dua belas angkatan sekali melakukan, gak sampai lima menit pula. Gampang sih, gitu doang. Efeknya ternyata luar biasa, ngebantu banget saat perlu manjat pohon mangga & alpukatĀ pas lagi berbuah. Bonusnya saat di puncak pohon dan mengayun kena angin sambil melihat langit & langit-langit, itu meditatif. Ngeri memang, sekaligus tenang.