AES 153 Output Vs Input, Outcome jadi luput (50menit)
leoamurist
Saturday October 30 2021, 6:22 AM
AES 153 Output Vs Input, Outcome jadi luput (50menit)

Beberapa kali melihat penyampaian gagasan pekerjaan dari peserta program. Pada bilang kalau sasaran utamanya mengolah keterampilan yang dimiliki untuk memenuhi capaian tingkat keterampilan sesuai ukuran tertentu.

Lha, bukannya ini area olahan penyelenggara program ya?! Pun, ukuran (tingkat capaian) kan hasil sampingan bukan keutamaan.

Seperti kebersamaan yang seringkali diagungkan itu, kan sampingan. Keutamaannya ada di kemampuan untuk menyesuaikan diri pada peran tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Jadi kalau saat bersama, fungsi peran tidak  terpenuhi karena kedekatan yang terlalu banyak perbincangan. Bukan kebersamaan itu, hanyalah ketagihan.

Ah... mungkin ini ya yang jadi dasar kutipan, kehadiran itu pengalihan dan kebersamaan itu ketagihan.

Kembali ke soal peserta program yang perlu kembali ke area olahannya.
Bukankah yang pada tempatnya yaitu, "sasaran utama peserta adalah produk. Produk (output) apa yang diinginkan menjadi, dampak apa yang diduga terjadi."

Bersamaan dengan penyelenggara program juga kembali ke areanya yaitu, "pada proses (input) menjadikan produk agar selaras dampak yg diduga (expected outcome)."

Ukuran kan hanya perangkat yang memudahkan untuk melihat keselarasan proses (input) dan produk (output). Nilai, untuk menampilkan kesenjangan.

Kesenjangan (gap) inilah yang ditambal oleh penyelenggara bersamaan dengan peserta yang terus melaju menuju titik akhir. Bukan terbalik, peserta yang menambal dan penyelenggara yang terus melaju.

Kalau terbalik begitu, nanti peserta jadi penyelenggara dan penyelenggara jadi peserta dong.
Jadi salah kaprah kayak rakyat dengan wakil rakyat, kayak warga dengan aparatur, kayak pemilik motor dengan tukang parkir minimarket.

Siapa yang berkuasa siapa yang menguasai, terbalik.

Dampaknya (outcome) jadi bias, keberlanjutan tidak jelas. Wajar jadinya, terjebak siklus mempertanyakan. Karena penempatan peran tidak sesuai ruang. Output berlawanan dengan input, outcome pastilah luput.

Bukan orang yang memilih tempatnya, justru tempat lah yang memilih orangnya.