AES188 MembaTu, Bisa BaNtu Apa
leoamurist
Sunday January 30 2022, 9:20 PM
AES188 MembaTu, Bisa BaNtu Apa

How we think, is how we feel. What we do, is what we think. Jadi bukan pada katanya, justru pada nyatanya. Seperti katanya akan ber-orientasi membantu, nyatanya malah bersikap membatu.

Memanfaatkan kesempatan untuk tidak melakukan apa-apa kalau tidak diminta melakukan apa-apa. Padahal, diminta membantu pun tetap tidak melakukan apa-apa dengan segala alasan untuk tetap membatu.

Alasan paling kerap adalah ketidak jelasan arah. Di sini lah kutipan awal kalimat paragraf pertama jadi terkonfirmasi. Karena arahnya sudah jelas kan, membantu. Arah itu yang di atas disebut orientasi.

Yang tidak jelas apa kalau begitu? Yang tidak jelas mungkin hal lain yang berbeda konteks, namun dimasukkan saja di sini. Namanya juga merangkai alasan, ada saja upayanya untuk tidak terlibat berupaya.

How we think is how we feel. Merasa tidak penting lah kegiatan di ruang ini, sehingga pikirannya di sana raganya di sini. Integritasnya minimal sekali, sedangkan integratisnya sangat maksimal.

What we do is what we think. Sikap dan perilaku membaTu padahal sudah dari awal bernarasi membantu, jelas mengungkap kondisi pikirannya. Sehebat apapun ternyata stagnan, seperti batu kan. Sebesar apapun, ya batu yang stagnan di situ.

You May Also Like