Dari tiga puluh tiga pengalaman dengan tiga puluh tiga ruang itu. Apakah benar tiga puluh tiga hal baru atau satu hal sama yang diulang tiga puluh tiga kali di ruang berbeda.
Stagnan di belasan itu keniscayaan, bahkan yang sudah puluhan hanyalah belasan kedua ketiga keempat. Mudah melihatnya, menikmati dikagumi oleh belasan atau tidak.
Kalau menikmati, seberapa puluh pun hanyalah belasan ke sekian. Puluhkan lah kalau hendak melampaui stagnasi belasan, sebab setiap ada keniscayaan selalu ada pilihan. Memilih atau dipilihkan. (merasa) Terpilih itu delusi.
And story repeat itself.
And history repeat itself.
cek komen sendiri