Seringkali menghadapi pola yang sama yang begitu-begitu saja, menghadirkan transformasi dari kesebalan jadi kekebalan. Awalnya sebal, akhirnya kebal. Sudah terduga, terjadi pula. Jebakannya adalah bahwa kekebalan ini pun, pola yang begitu-begitu saja. Akhirnya yang sebal menjadi kebal, kemudian menjadi yang menyebalkan.
Yang menyebalkan ini pun menjadi yang mengebalkan, karena yang menghadapinya mengalami pola yang sama begitu-begitu saja. Merasa kesebalan, lama-lama terbentuk kekebalan. Beruntunglah yang bisa keluar dari siklus ini dengan segera, kalau tidak ya nikmati saja selama-lamanya. Toh sudah kebal walaupun tetap sebal.
Semacam pola yang mengutamakan saran tanpa penawaran. Semacam pola yang mengataskan penilaian tanpa pemahaman. Semacam pola yang mengangkat gagasan tanpa perangkat pelaksanaan. Semacam pola yang mementingkan pemberian fakta tanpa penerimaan realita. Semacam pola yang menekankan kesadaran tanpa memedulikan kebiasaan.
@finsjournal dirimu katepaan bulu ucing yak, jadi deh ucing ketujuh
Wah kak Fifin ya yang sekarang ucing 😁, UcingAES 1/7
wooooyyyy.... apa ini... kenavah saya harus jadi ucing... saya ga suka kucing... sukanya ikan mas... wkwkwkwk
https://ririungan.semipalar.sch.id/smipa/group_discuss/57/ucing-aes
Ini kak penjelasannya...
kucing juga suka ikan mas, cocok berarti jadi ucingAES 1/7 nih..
Kemon, sebarkan bulu ucingnya 😼
UcingAES 1/6 bilang, "Kamu Ucing @finsjournal , giliran kamu menulis AES!" 😹
walaaaahhhh.... hahahahahha.... zebeeeelllllll Kak Leo... Rrrrrrrrrr.... Siap Grak!!