AES417 Selapis Demi Selapis Lama-lama Habis
leoamurist
Saturday April 27 2024, 5:32 AM
AES417 Selapis Demi Selapis Lama-lama Habis

Menyiapkan susu segar segelas untuk dinikmati dan dicerna nutrisinya, eh ada setitik kotoran di lapisan atas. Ambil saja setitik itu dengan celupan jari telunjuk dan memang kotoran setitik itu melekat pada jari, angkat dan buang. Eh baru sadar kalau telunjuk ini belum dibilas setelah menulis dengan pena, lapisan atas susu tadi jadi ada sebercak tinta.

Kemudian mengambil sendok untuk mengupas lapisan atas susu tadi, menyendok semua bercak dan lapisan yang terkontaminasi itu dan membuangnya. Eh baru sadar kalau sendok itu belum dibilas setelah dipergunakan mengambil minyak untuk goreng telur, lapisan atas susu jadi ada selapis minyak.

Akhirnya menyiapkan sendok baru, juga kain lap untuk membersihkan sendok sebelum dicelupkan ke segelas susu ini. Setelah dipastikan bersih dan bahkan dilap, sendok dipakai untuk mengangkat lapisan susu terkontaminasi minyak goreng tadi dan membuangnya lagi.

Eh baru sadar kalau lapnya adalah lap lama yang belum dicuci. Lagi-lagi lapisan atas kotor dan terkontaminasi, tidak murni seperti yang diharapkan dalam imajinasi dan tidak ideal seperti yang dibayangkan. Meneguk kesegaran susu murni tertunda membersihkannya selapis demi selapis.

Lama-lama habis, terbuang malahan bukannya terminum. Selalu lapisan atas terkontaminasi bahkan oleh udara sekitar, kemudian oleh kulit kering dari muka yang jatuh  ke dalamnya, dan selalu kena di lapisan atasnya. Lapisan bawahnya kan terlindungi lapisan atas, eh sebentar. Kalau lapisan atas dibuang, lapisan bawahnya kan yang jadi lapisan atas.

Dibersihkan selapis demi selapis ya lama-lama habis tak termanfaatkan, sibuk membersihkan tak sempat meminumnya. Akhirnya ganti saja susu itu dengan susu baru di gelas baru. Dari penampakan sudah indah, dari aroma sudah mantap, dari rasa marilah diseruput, dan eeeehhh koq ada setitik kotoran di lapisan atas!?

Lanjut kembali ke paragraf pertama, kalimat kedua.