Dalam proses perkembangan yang dimulai dari menentukan batasan, bekerja secara penuh dalam batasan itu, dan ditutup dengan aturan. Hasil dari bekerja secara penuh, fokus, dalam suatu batasan tertentu, Adalah penemuan langkah langkah yang efektif dan efisien.
Mengingat fifth law systems Thinking, “The cure can be worse than the disease.” Aturan memang diperlukan sebagai acuan bukan sebagai tujuan. Kesadaran yang perlu dijalani dalam menetapkan aturan adalah, keep the burdens where it belongs to. istilah gampangnya sih, nggak perlu yang nggak perlu.
Praktik yang perlu dilaksanakan pertama, stop melabeli diri sebagai yang belum cukup/selesai/genap/siap. Kedua, start praktik anti-fragility. Katanya sih anti-fragile itu tahap setelah resilience. Kalau resilien kan setelah jatuh/hancur bisa bangkit lagi. Nah, kalau anti-fragil itu gak bisa hancur.
Tidak bisa hancur di sini bukan berarti tidak ada kehancuran, tidak bisa jatuh di sini bukan berarti tidak ada kejatuhan. Justru yang dimaksud adalah hancur dan jatuh yang terjadi tidak berpengaruh. Bisa karena kapasitas yang sangat besar, sehingga jatuh jatuh dan hancur hancur yang banyak pun terasa kecil.
Bisa juga karena kapabilitas yang sangat banyak sehingga mampu untuk, berkarya banyak, gagal banyak, masih banyak. Lanjut berkarya terus dan lagi dan terus dan lagi. Tenang karena, terima banyak, hilang banyak, masih banyak.