Biasanya kalau peran sudah dimatikan, karakter akan mengalihkan dirinya kepada daya guna. Seberguna apa itu di ruang lain. Persoalannya, sehebat apapun fungsi kalau tanpa peran yang terisi pada akhirnya hanyalah cerita stagnan yang abadi.
Daya...
Comments
Likes
Selesai tidak berarti berhenti. Malahan penyelesaiannya ya dengan bertahan menunggu itu berhenti sendiri. Seperti mematikan pohon yang terlalu tua untuk bisa mati sendiri, mengikis akarnya dan memotong pucuknya adalah penyelesaian yang tidak...
Comments
1 Likes
Merasa memiliki posisi jadinya sok oposisi. Baik dengan merasa dibutuhkan jadi merasa memainkan. Pun dengan merasa membutuhkan jadi merasa mempermainkan. Merasa memiliki posisi jadinya sok oposisi. Bisa dengan sok memegang sistem karena merasa...
Comments
Likes
Kalau bilang banyak memetik pembelajaran, justru membuktikan tidak belajar apa-apa. Semakin banyak pembelajaran, malah gak belajar apa-apa. Justru semakin membanyak lah pelajaran-pelajaran yang tidak terpelajari.
Tidak heran yang sekarang...
Comments
Likes
Sesekali bukanlah solusi. Malahan bikin sesek kali. Semacam, lama tidak hadir kemudian di akhir tampil fenomenal. Berharap panas setahun dihapus hujan sehari.
Yaa… memang terhapus sih panasnya. Sehari. Yaa… memang fenomena itu penting. Untuk...
Comments
2 Likes
Beberapa kali pulang kehujanan, bingung juga taruh jas hujan. Lagian, hujan koq pake jas. Bingung karena tidak terbiasa sembarangan. Kalau terbiasa sembarangan, letakkan saja di atas jok kendaraan kan.
Seketika itu terpikirkan, ada satu pojokan...
Comments
2 Likes
Bukan berarti berhenti. Bukan berarti selesai. Malahan sebaliknya. Genap tidak pernah berhenti. Genap tidak pernah selesai. Genap saja. Saling menggenapi tepatnya.
Seperti berjalan, kiri kanan kiri kanan kiri kanan. Bergantian saling menggenapi....
Comments
3 Likes
Selalu dimulai dari tubuh. Diksi nada intonasi, mimik gestur cara. Karena perhatian dan persepsi selalu tertuju pada impresi lima detik pertama. Yang menjadi dasar perhitungan jarak relasi dan bentuk interaksi. Dari sensasi jadi sentimen....
1 Comments
4 Likes
We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit. Katanya begitu. Nyatanya? Begini. Sama? Sama!
Berarti benar lah demikian adanya. Benar dan ada. Kebenaran, yang ada ya ada, yang tidak ada ya tidak ada.
Jadi ya atau...
Comments
2 Likes
Spiritualitas tidak lain adalah upaya untuk mengelola raga. Karena raga adalah kuil bagi roh. Jiwa adalah kualitas yang tercipta dari interaksi raga dan roh. Makanya yang dibilang sebagai jiwa yang murni, tidak lain adalah harmoni keseimbangan...
Comments
2 Likes