AES 63 Petrichor di Ujung Pekan
matheusaribowo
Friday March 22 2024, 2:17 PM
AES 63 Petrichor di Ujung Pekan

Tanpa aba-aba, langit menyajikan biru terang di awal pekan ini. Mengaburkan ingatan kita pada pekan sebelumnya yang dirundung kelabu dan dinginnya hujan. Seperti cuaca yang mudah berubah, segala yang berpindah selalu layak dirayakan. Misalnya, sepanjang pekan cerah ini dihiasi latar suara kuraes yang semakin indah merambat bersama pancaran sinar mentari. Perayaan-perayaan sederhana yang segera dilengkapi dengan keceriaan anak berlarian menjelajahi lapangan rumput sekolah. Udara yang menghangat membumbui hasrat bermain. Cahaya yang menerobos celah-celah daun dan jendela kelas serupa lambaian tangan alam untuk bermain bersama. Yeay! Bermandi matahari!

WhatsApp Image 20240322 at 14.34.12.jpeg

Seperti arus sungai di hutan alami, pekan ini mengalir begitu sejuk dan teduh. Jernih alirnya membawa serta refleksi proses dari tema sebelumnya. Tentang apa yang telah diupayakan dan direlakan. Tentang menikmati arus dan liuk cerita kebersamaan. Tentang menambah dan mengurangi segala yang perlu untuk kebaikan diri. Seperti kutipan yang disepakati muncul dalam refleksi pagi hari kemarin, "Merasa cukup dengan diri sendiri." Sebab belajar juga tak hanya tentang terus mengisi diri, tetapi juga waktu-waktu untuk mengosongkannya. 

Petrichor yang tersuar pada Jumat siang menutup pekan transisi dengan anomali, tiba-tiba hujan. Seolah menjadi penanda, bahwa petualangan memang seru dengan segala kejutannya. Untuk Kelompok Mamberamo tercinta inilah doa untuk kita semua dalam menyambut tema baru, "Semoga riak akan menjadi ombak, agar jauh sampan harapan berlayar."