AES006 Panekuk Baru
maulrest
Saturday May 21 2022, 2:14 PM
AES006 Panekuk Baru

Sore itu para pancakes yang baru matang sudah bergembira karena mereka siap disajikan. Lebih gembira lagi karena mereka bertemu dengan teman-teman lama, pancakes yang sudah tidak asing satu sama lain. Tentu sangat wajar bagi mereka merasa senang bahwa pancake yang akan menemani mereka ketika disajikan adalah pancake-pancake yang sudah mereka kenal sebelumnya.

Suasana agak berubah ketika satu pancake masuk ke piring saji. Pancake ini memiliki bentuk dan warna yang sama dengan mereka, namun mereka baru pertama kali bertemu dengan pancake ini. Dikarenakan memiliki bentuk dan warna yang sama, mereka mencoba menanyakan langsung seluruh pertanyaan yang biasa dilontarkan oleh dua orang yang baru bertemu. Tidak ada masalah, walaupun dia “pancake baru”, tapi cukup dengan beberapa menit percakapan mereka bisa terkoneksi dengan cepat.

Ketika para pancakes & pancake baru dengan riang gembiranya menunggu waktu disajikan, datanglah satu pancake yang tidak seperti pancake. Bentuk dan warnanya cukup berbeda dari pancake-pancake yang sudah siap sebelumnya. Ada rasa khawatir di pikiran para pancakes, perlukah mereka berinteraksi dengan pancake baru ini. Mereka tahu betul pancake baru ini pasti butuh teman, namun mereka mengurungkan niat karena mereka takut salah bertingkah.

Satu pancake teringat bahwa ada satu jenis pancake yang berbeda dengan mereka dan seringkali dipanggil dengan sebutan “panekuk” berdasarkan cerita yang ia dengar. Para pancakes kompak berpikiran sama, karena mereka tidak mau menyakiti hati si panekuk baru yang berbeda dengan mereka, sepertinya lebih baik menunggu panekuk baru ini untuk berinteraksi dengan mereka terlebih dahulu.

***

Sore itu bagiku adalah sore yang sangat menegangkan. Bagaimana tidak? Aku sang panekuk memberanikan diri untuk disajikan dengan mereka yang sangat berbeda denganku. Ya, aku memilih untuk disajikan dengan para pancakes. Karena aku tahu bahwa aku akan menjadi sosok yang sangat berbeda, maka aku mempelajari semua hal tentang pancake agar aku tidak salah dalam berucap ataupun bertingkah.

Tibalah giliranku untuk diangkat ke piring saji. Suasana yang riang tiba-tiba berubah menjadi agak hening. Para pancakes menatapku dan memberikan senyum. Aku tahu betul para pancakes mempunyai sifat ramah dan baik hati, namun aku tidak mau segegabah itu langsung berinteraksi dengan mereka apalagi aku adalah sosok baru di piring saji ini. Sepertinya lebih baik aku menunggu mereka yang berinteraksi denganku terlebih dahulu.

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Ahaha... keren nih gaya penulisannya. Mantap kak Maul.
maulrest
@maulrest   4 years ago
Hatur nuhun Kak Andy hehe