70 tahun sejak Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada 10 Desember 1948, hak asasi manusia masih saja menghadapi krisis yang parah. Krisis ini berdampak pada lingkungan, khususnya pada hak asasi manusia atas lingkungan. Memburuknya hubungan antara hak asasi manusia dan lingkungan hidup mengakibatkan semakin cepatnya ritme perubahan alam.
Lingkungan hidup sendiri adalah segala kesatuan ruang yang terdiri dari komponan biotik dan abiotik termausk manusia dan perilakuknya yang mempengaruhi keberlangsungan kehidupan dan kesejahteraan mahkluk hidup. Hak atas lingkungan hidup adalah hak untuk menjaga lingkungan dari setiap kerusakan dan menggunakan lingkungan tiak melebihi batas. Karena lingkungan memiliki hak untuk dijaga. Hak Asasi Manusia adalah hak yang diperoleh dan dimiliki sejak dari lahir olegh setiap manusia. Selagi manusia masih ada, hak asasi manusia tetap perlu diperjuangkan, karen aterdapat kemungkinan manusia hidup dengan baik dan tidak baik.
What Is The Relationship Between Both Rights?
Kebakaran huran di Amerika, banjir, es yang mencair, naiknya permukaan laut serta pola cuaca yang berubah akhbat perubahan iklim semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari bagi jutaan bahkan miliaran orang. Ketika lingkungan menderita, orang-orangpun menderita. Perubahan iklim semakin menganggu realisasi hak asasi manusia yang mendasar dan diakui secara internasional, termasuk hak untuk hidup, kesehatan, budaya, pangan dan pembangunan. Kelompok termiskin dan paling rentan akan menjadi sasaran pertama, tapi pada akhirnya krisis ini akan menjangkau kita semua.
Environmental Change Indicator
Kerusakan alam yang terjadi saat ini dapat dengan mudah digunakan sebagai inikkator atau alat ukut terjadinya perubahan lingkungan yang signifikan, misalnya, saat biasanya kita terbiasa menggunakan sunscreen 1x sehari namun sekarang perlu 2x, atau limbah dan polusi yang cukup parah dihasilkan oleh beberapa industri di Jakarta. Anehnya hal-hal ini masih dianggap lumrah oleh sebagian orang, pasrah akan keadaan dan tidak mempertanyakannya kenapa hal itu bisa terjadi.
Hak Apa Yang Bisa Kita Lakukan?
-menggunakan transportasi umum
-memilah sampah organik dan anorganik, mulai dari ranah rumah tangga terlebih dahulu
-meningkatkan awareness terkait lingkungan (green awareness)
Lalu, bagaimana cara mengedukasi orang yang kurang peduli dengan lingkungan?
Mulailah dari teman-teman dekat terlebih dahulu, seperti show your action ketika melakukan proses pengomposan pupuk atau mendaur ulang benda tertentu. Kemudian bisa mulai melakukan deep talk mengenai lingkungan dan terakhir adalah berani berprinsip. Jangan malu kalau kita ingin melakukan hal-hal yang berguna untuk melestarikan alam dan menjaga lingkungan.
Yuk mulai dari diri sendiri untuk melestarikan lingkungan!