AES#96 Sharing Is Caring
Natasha Setyamukti
Friday November 5 2021, 8:15 PM

Proyek Sinau merupakan proyek terakhirku di KPB (proyek besar). Jujur rasanya tidak ingin proyek ini cepat berakhir. Aku ingin terus mengerjakan proyek ini, karena selain proyeknya mneyenangkan, ini juga menjadi kesempatan terakhirku untuk berproyek di KPB. Proyek ini merupakan bidang yang sejak pandemi aku geluti, yaitu kegiatan online. Menurutku seru saja membuat proyek online, selain ada banyak yang bisa dieksplor oleh panitia, jangakauan peserta juga jadi lebih luas dan dampak yang dihasilkan menurutku jadi lebih luas dan banyak. 

Hari ini kami membagikan makanan dan sembako lagi, seperti yang kami lakukan kemarin. Kami memutuskan untuk membaginya menjadi 2 hari karena makanan dan sembako yang mau kita bagikan cukup banyak sehingga takutnya terlalu lelah kalau kita bagikan di satu hari saja. Jumlah yang kami bagikan masih sama yaitu 30 makanan dan 5 sembako. 

Pagi hari tadi kita semua sudah panik karena disemua lokasi hujan dan gerimis. Kami takutnya malah tidak bisa berbagi dan tidak ada orang yang bisa mendapatkan makanan yang kami bagikan. Jadwal kami membagikan hari ini cukup berbeda dengan kemarin, kita juga baru kjesekolah jam 9 pagi tadi. Jadi ada waktu untuk menunggu hujan reda. Untungnya setelah hujan reda, matahari muncul dan cuaca jadi cukup cerah sehingga kami bisa berbagi. Aku merupakan oirang yang datang pertama, jadi aku mengambil nasi dari bu Sum kemudian membungkusnya untuk setiap orang (ditambah dengan minuman dan snack) yang sudah kami beli kemarin. Tidak lama setelah itu, teman-teman yang lain datang dan kita langsung berdiskusi mau berbagi ke daerah mana dan pembagian kelompoknya kaan seperti apa. Karena salah satu teman kami terlambat masuk, jadi kami hanya berempat dan cukup hanya dengan motor 2. Rencananya kami akan berbagi ke daerah Setrasari, Maranatha, Pasteur, sampai Pasirkaliki dan Padjajaran. 

Karena tidak ada kakak, kami benar2 mempersiapkan semuanya sendiri. Kami mengemas dan menaikkannya ke motor sendiri sampai jalannya. Awalnya ke Setrasari dan masih belum banyak orang yang bisa kami berikan makanan, paling hanya 3 orang saja. Kami lanjut ke daerah Maranatha dan disana ternyata banyak orang yang masuk ke kriteria orang yang membutuhkan yang sudah kami tentukan. Disana, sembako yang aku dan Linus bawa, habis cukup banyak, tidak sampai 10 menit sudah habis 10. Setelah itu, kita lanjut ke pasteur dan disana kita membagikan lagi ke orang2 dipinggir jalan yang terlihat tidak mampu dan di jalan inilah semua sembako yang aku dan Linus bawa habis. Aku jujur aja kaget soalnya kemarin aku berbagi ke daerah atas itu lama banget menemukan orangnya dan ini sebentar saja tidak sampai 30 menit makanan yang kita bawa sudah habis. 

Karena sudah habis, aku dan Linus kembali utk mengambil sembako yang tertinggal dan membagikannya. Kami memberikan sembako ke tim mujaer saat ini, semoga saja bisa bermanfaat bagi mereka. Perasaanku lebih senang dari kemarin karena hari ini aku bisa bertemu dengan lebih banyak orang yang membutuhkan dan rasanya senang,. bangga bisa berbagi dengan mereka secara langsung. Di kondisi seperti ini biasanya aku berbagi hanya secara online aja, tapi akhirnya ini bisa offline seneng bangeeeett. Semoga bisa bermanfaat tidak hanya untuk mereka tapi untuk keluarganya juga di rumah. 

Kedepannya aku pengen banget bisa berbagi lagi, ada perasaan unik yang aku rasakan yang sulit untuk aku jelaskan saat melakukan hal ini. Walaupun kecil semoga bisa menjadi berkah bagi mereka:)

msetya2015
@msetyamukti   5 years ago
Semangat...