AES169 pemaknaan gambung #3
nathania
Saturday May 28 2022, 5:14 PM

Hari ini sangat bermakna bagiku, banyak hal yang ku pelajari. Oh, ya, hari ini adalah hari ketiga ku di Gambung. Lama-kelamaan aku jadi terbiasa dengan rasa dingin, tempat ynag ku tinggali, orang-orang sekitar, dan dengan kebiasaan baruku. Aku juga merasa lebih berkembang selama berada di Gambung ini.

Di awal hari, seperti biasa aku bangun pukul lima pagi untuk melaksanakan shalat dan bersiap untuk memulai kegiatan. Kali ini, akhirnya teman-teman bisa tepat waktu, dan tidak lupa untuk stretching. Awal hari bisa dimulai dengan segar, karena sudah beradaptasi dan siap dengan hari yang akan dilalui. Lanjut karena teman-teman lama, jadi aku duluan ke mencari Pak Dayat untuk bekerja bersama beliau. Hari ini pekerjaan yang kami lakukan adalah ngored rumput di kebun teh, jadi kami memangkas daun liar di bawah pohon teh. Sebelum bertemu dengan Pak Dayat, aku mencari-cari beliau karena tidak ada di rumahnya, kemudian aku cari di kebun sebelah kendang, di kandang peliharaan Pak Vinan, kemudian di kebun waluh, namun nihil tetap tidak ada. Untungnya aku masih punya rasa tanggung jawab untuk melakukan tugas ku ynag sudah ku janjikan ke Pak Dayat, untuk ikut kerja bersama beliau. Terakhirku cari di kebun teh, ternyata ada di sana. Saat ngored, kami bagi-bagi tugas untuk satu orang satu baris, namun karena alatnya kurang satu, jadi yang laki-laki gantian pakainya.

Setelah satu baris selesai, kami tadinya mau sudahan saja. Namun setelah lihat jam dan masih punya waktu yang cukup luang, akhirnya aku memutuskan untuk lanjut tambah barisannya. Jadi total ada 8 baris yang kami bersihkan rumut liarnya. Sebenarnya Pak Dayat mengudulkan untuk kami sudahan saja, yang lain hampir saja mengiyakan, untung aku sadar karena kami harus tuntas jadi kubilang lanjut saja.

Setelah dua jam kami ngored, akhirnya kami sudahan, karena baju sudah penuh dengan rumput liar, tenaga yang sudah habis, kami sudahan. Setelah itu kami istirahat. Saat istirahat, kami dikejutkan oleh peserta yang dating. Ternyata anak Bu Cucu (istri Pak Dayat, yang jaga PPM) mengajak teman-temannya untuk ikut workshop, dan dating di waktu yang kurang tepat saat kami sedang makan siang. Ada kesalahan yang kami lakukan, yaitu tidak menyambut mereka, malah lanjut makan dan setelah selesai makan pun kami tidak mengajak mereka. Kalau dari ku, aku malu karena yang dating adalah gerombolan laki-laki, bukan Lala warga Gambung yang kukenal dari live-in sebelumnya. Kemudian aku juga tidak yakin karena aku mengajak Lala saja untuk membawa teman-temannya, tapi yang dating laki-laki. Namun mereka malah pergi lagi, dan kembali di jam 2.

Kemudian kami lambat saat persiapan, adaptasi kami sangat lambat saat cuaca ynag panas menghadang kami malah memilih di outdoor. Tapi kami punya ide untuk pindah ke teras yang ada atapnya agar tidak terlalu panas, namun disitu kami kurang saling membantu atau kurang chemistry untuk persiapannya. Saat itu Lala dan kawan-kawan datang, saat awal pembukaan masih oke-oke saja. Aku bisa membawakan kegiatan dengan ceria, dan asik. Namun kurang didukung oleh teman lainnya yang tidak bersemangat, dan seperti yang tidak menerima mereka. Tapi aku tetap berusaha untuk welcome, agar peserta bisa nyaman dengan acaranya.

Namun semakin waktu energi ku terkuras, karena terlalu banyak energi positif yang kukeluarkan dan terambil oleh orang lain, agar acara bisa berlangsung dengan baik. Sebenarnya menurutku acara tidak begitu berjalan dengan baik, karena itu tadi teman-teman tidak bisa merangkul para peserta. Semakin aku berusaha energiku semakin terkuras. Kemudian di akhir kegiatan saat refleksi, kami membahas kesalahan yang diperbuat, dan akhirnya aku bisa mengeluarkan unek-unekku yang sebenarnya belum terselesaikan dari dulu. Aku berusaha untuk mengeluarkannya dengan tenang, namun malah sambil menagis. Tapi akhirnya terselesaikan juga walau kepercayaan ku ke teman-teman masih belum full. Lanjut dengan Pak Vinan yang bercerita soal kehidupannya di masa lampau dnegan orang-orang sekitarnya, kemudian sedikit ilmu untuk bersosialisasi dengan orang.

Seperti itu kejadian ynag berjalan di hari ini. aku dapat pelajaran, kalau aku tidak bisa percaya full dengan orang, dan aku bisa tahu bagaimana kedepannya aku bisa bersosialisasi dengan orang yang dikenal maupun tidak dikenal.