AES482 Aroma Harina
leoamurist
Wednesday January 15 2025, 3:15 PM
AES482 Aroma Harina

Dahulu kala, ketika masih tugas bolak-balik Bandung Semarang dengan Kereta Harina. Selesai pertemuan dan penuntasan tugas di Semarang, saya memutuskan pulang ke Bandung. Biasanya, saya akan menginap semalam lagi untuk jalan-jalan dan ngemil di angkringan malam-malam. Hanya karena hari itu sangat ramai festival menyambut awal puasa di Jalan Pemuda, saya memutuskan pulang saja.

Tiket kereta masih bisa go show  dua jam sebelumnya, dan dapat gerbong eksekutif bagian tengah dengan posisi kursi dekat lorong yang tidak menempel jendela. Niat hati untuk tidur saja sepanjang perjalanan, rencananya adalah jajan mie instan dalam kemasan terlebih dahulu, kemudian menunggu dibagikan selimut, lalu tidur sampai Stasiun Bandung.

Sampai pada bagian mendapatkan selimut sudah sesuai rencana, tetapi begitu memejamkan mata semuanya buyar. Ada aroma seperti kebocoran gas elpiji rumahan yang tajam. Bahkan sampai saya menutup muka dengan selimut pun, malah semakin kental. Karena aroma itu masuk selimut dan tidak keluar. Akhirnya saya terbangun dan melihat sekeliling, hampir semua orang tertidur.

Atau pura-pura tidur. Karena aroma ini jelas bukan aroma elpiji walaupun seperti elpiji, ini aroma kentut pada level tertinggi. Ah sudah lah, aroma ini akan berlalu, saya pikir. Ternyata tidak! Aroma ini terus berlangsung dan selalu terbarui sepanjang perjalanan sampai stasiun terakhir di kota bandung. Bahkan saat saya sempat tertidur pun, aromanya masuk ke dalam mimpi.

Saya tidak tahu siapa saja yang menghirup aroma ini, yang jelas hanya saya sendiri yang gelisah bolak-balik melihat ke sana-sini. Apakah orang yang duduk di sebelah saya yang konsisten kentut sepanjang perjalanan, atau dari kursi lain dan aromanya tersapu embusan AC super dingin kereta eksekutif Harina, entah. Saya terlalu malas untuk memastikan. Maka saya terima saja delapan jam perjalanan itu dengan aroma harina yang autentik tanpa menjadi traumatik.

carlos
@carloslos   last year
Hahaha untung gak ada yang nyalain api yah
You May Also Like