AES29 Artblock Part 2
SamBin
Monday September 6 2021, 5:17 PM

Artblock sebuah fenomena yang seringkali dialami oleh saya sendiri, entah kenapa dari semua pengalaman yang didapatkan, fenomena ini tidak dapat hilang sama sekali, dalam seminggu, “artblock” dialami oleh saya sampai 2 kali, bisa berdurasi sampai berminggu-minggu, demikian saya harus menemukan solusinya entah apa pun solusinya sendiri. Fenomena ini sebelumnya sudah saya jelaskan, dari efeknya, secara perspektif saya sendiri, yang dialami dari kehilangan motivasi untuk membuat karya, atau membuat sebuah ide menggambar, yang diawal pagi harinya, kepala saya terpenuhi oleh puluhan ide gambar, sekarang berakhir dengan kekosongan dimana kebingungan memenuhi kepala saya sendiri, maka dari semua faktor ini, saya mencoba untuk selalu menuliskan ide-ide tersebut, sayangnya solusi ini sudah diterapkan, tetapi terlupakan kembali, dulu solusi ini digunakan saat saya masih di jenjang SMP kelas 9 sampai awal semester SMA kelas 1 di KPB Semi Palar, kegiatannya sendiri berawal dari malam harinya saat mempunyai ide, saya tuliskan di sebuah kertas dan ditempelkan ke dinding lemari kayu, catatan ini biasanya berisi dari kegiatan apa saja yang perlu saya lakukan, kebanyakan berhubungan dengan dunia seni visual, contohnya note yang pertama saya tulis, yaitu untuk belajar menggunakan Wacom, dalam 2 tahun target itu belum terpenuhi, hingga tahun 2021 ini, sisanya catatan ini berisi “list” karakter yang mau saya gambar di buku sketsa atau di kertas A4 terpisah.

Kembali ke tahun 2021 ini, metode tersebut sudah terlupakan dan termakan oleh waktu dan semua kesibukan dan distraksi selama saya mau menggambar, sekarang saya sudah beranjak di jenjang SMA kelas 2 di KPB, tantangan baru muncul berbentuk sebuah proyek mandiri. Proyek mandiri membuat sebuah komik digital, ditambah beberapa banyak karakter orisinil yang sudah dibuat dan mau saya visualisasikan (OC), untungnya karena ada ide proman ini, motivasi sempat menjadi pendukung besar dan penghimbau terkuat dari fenomena “artblock”. Untungnya saat ini solusi yang ditemukan oleh saya berbentuk dengan menerapkan kebiasaan mencatat ini mulai dari berlangsungnya proyek mandiri, dan dilakukan berulang-ulang hingga fenomena ini mulai menghilang.