AES40 Artstyle Menggambar
SamBin
Tuesday September 21 2021, 2:48 PM

Dalam dunia menggambar, terdapat berbagai jenis kreasi gambar, dari bentuk, gaya gambar, utamanya secara sisi fisik visualnya, biasanya digunakan untuk membedakan setiap variasi gambar yang dibuat oleh setiap seniman digital mau pun konvensional. Sekarang sejak saya menginjak dunia menggambar yang lebih serius dan menantang, dengan tingkat gambar yang berbeda, karena di saat ini saya menggambar untuk menggapai karier saya sebagai seniman digital/konvensional dalam membuat komik atau “concept art”, tetapi untuk sekarang saya masih masuk di tahap latihan, maka hobi menggambar ini saya dijadikan sebuah prioritas yang besar, meski serius, saya menjadikan menggambar sebagai kesenangan terbesar dari saya sendiri.

Menggambar sebuah karakter atau benda tertentu akan memerlukan keahlian, sehingga menghasilkan gambar yang mirip dengan benda yang digunakan sebagai contoh gambar, dalam momen ini pastinya seorang seniman diminta untuk menggambarkannya semirip mungkin dari bentuk, pewarnaan, penebalan dan dari sisi “shading”. Tetapi nantinya dari sisi pendidikan untuk masuk dalam tingkat yang lebih besar, untuk masuk perkuliahan, keahlian yang diperlukan adalah pehamaman keahlian menggambar terlebih dahulu, tetapi setelah melewati fase ini, yang menjadi junjungan tinggi adalah keunikan dan sisi kreatifitas gambar, salah satu unsurnya adalah “artstyle”, yang memberikan kesan pembeda daripada jenis gambar lainnya.

Untuk mendapatkan sebuah “artstyle”, seorang seniman harus membuka pikirannya, sehingga bisa lebih memahami semua “artstyle” yang digunakan oleh para seniman lainnya, mau dari digital atau konvensional. Contohnya sendiri adalah saya, seorang pelajar yang meminati dan berkeahlian dalam menggambar digital, dalam fase latihan yang dialami, saya sebelumnya berawal dengan terinspirasi dari 1 seniman digital, tetapi rasa penasaran dan ketertarikan muncul tepat setelah saya melihat seniman lainnya, dengan variasi dan gaya gambar yang lebih unik, saking banyaknya jenis gaya gambar, dicobalah hampir semua gaya gambarnya, alhasil menciptakan beberapa gambaran yang mempunyai “artstyle” yang berbeda, tetapi dibalik ini saya merasa “conflicted”, karena saya ingin membuat karya yang berbeda dengan karya orang lain, menjadi unik diantara semua seniman.

Setelah saya melakukan mentoring dan menonton beberapa video yang direkomendasikan mentor proyek mandiri saya, Kak Sweta, saya menemukan bahwa untuk yang baru belajar atau masih dalam masa belajar menggambar, utamanya mempelajari “artstyle” gambar, masih wajar jika mempunyai berbagai “interest” dengan berbagai gaya gambar, atau mencoba menggambarnya, sesuai dari gaya gambar yang dijadikan referensi, tetapi selama proses ini jangan terlalu memikirkan untuk menjadi unik, karena selama belajar gambar dari karya orang lain, tentunya selama berjalannya waktu, akan muncul momen dimana tanpa sadar sudah mempunyai sebuah gaya gambar, untuk cara belajarnya sendiri yaitu dengan mencoba menggambar “artstyle”, yang dianggap menarik, dengan mengumpulkan pengalaman menggambar berbagai gaya gambar, kita dapat menciptakan “artstyle” yang kita anggap unik dan identikal dengan diri kita sendiri.

You May Also Like