AES52 Memahami Artstyle
SamBin
Thursday October 7 2021, 4:00 PM

Artstyle adalah sebuah gaya menggambar, sebuah keunikan yang biasanya ditemukan di gambar orang-orang, dengan membandingkan 2 gambar dari 2 orang yang berbeda, maka kita dapat mengenali artstyle, kadang-kadang juga sebuah gaya gambar bisa terlihat mirip, secara khas, garis atau dari pewarnaannya. Bagi saya sendiri, seorang seniman digital dan konvensional pemula, masih berusaha untuk mencari gaya gambar khas diri saya sendiri, pastinya saya ingin memiliki gaya gambar yang unik, “stand-out” dan independen, sebuah gaya gambar yang tidak dimiliki oleh orang lain, tidak mirip dengan gaya gambar orang lain. Setelah dipikirkan kembali, seberapa pentingkah artstyle bagi saya, atau dari sisi kebebasan menggambarnya, kadang karena ingin terlalu berusaha menjadi individu, dapat menjauhkan kita dari berbagai variasi gaya gambar lainnya, meski berbeda tetapi unik dan bermanfaat, contohnya menggambar anatomi, beberapa gambar-gambar komik barat mempunyai penggambaran anatomi manusia yang detail dan akurat, diluar sisi gaya gambar, dengan mempelajari gaya gambar ini, kita dapat memahami cara dan proses menggambar anatomi manusia yang akurat, dari kaki sampai kepala.

Sebuah “Artstyle”, dapat berperan untuk situasi yang berbeda, contohnya dalam lingkungan kerja, bekerja dalam sebuah studio animasi tertentu tidak akan selalu memberikan kebebasan, karena kita akan bekerja dengan orang-orang yang berbeda, terutamanya juga karya yang akan dibuat bukanlah milik kita sendiri, tapi kita bekerja untuk melanjutkan karya tersebut, mencoba adaptasi dengan gaya gambar yang ada, contohnya dalam animasi Disney, 1 karya animasi akan dibuat secara 3D atau 2D, artstyle akan muncul dari usulan pimpinan, bukan dari kita sendiri, berbeda kecuali kita ingin memberikan “suggestion” sebuah animasi tertentu dari ide kita sendiri. Kurang lebih perbedaannya seperti itu, bagi saya sendiri, saya menggunakan “artstyle” sebagai pembeda cerita sebuah komik atau tema gambar, menggunakan gambar yang serius dan detail untuk proyek mandiri saya, menggunakan gambar yang lucu, kartun dan tidak terlalu realis, berfungsi sebagai cerita yang berbeda juga. Tetapi dari apa yang saya lihat sekarang, gaya gambar yang lucu tidak selalu berhubungan dengan tema yang senang, tetapi dapat digabungkan dengan tema kekerasan atau dengan topik-topik sensitif.