Hari selasa dan kamis adalah hari yang ditunggu-tunggu setiap minggu. Hari itu jadwal kami untuk melarikan diri, keluarga kami cukup kompak untuk konsisten main tenis pada hari tersebut. Seperti netizen yang suka berdebat lalu memilih menyelesaikan di lapangan kami pun begitu hahahaha
Bermain di lapangan terbuka paling pas dengan kami yang mudah panasan, udaranya sejuk karena banyak angin, tidak sumpek seperti main di GOR. Tapi ya kalau panas kepanasan hujan kehujanan. Kami yang semi militan ini sudah tidak peduli cuaca saat sudah bermain terabas saja sangking tidak mau kalahnya.
Kondisi cuaca akhir-akhir ini membuat kami galau bukan masalah hujannya tetapi anginnya. Lapangan tempat kami bermain tepat di pinggir lapangan sepak bola, lapangan voli, lapangan basket. Tidak ada bangunan penahan angin satupun jadi jika diterpa angin besar sudahlah bola yang melambungpun akan terbang kesana kemari bagaimana kami akan bermain?
Kemarin setelah langit menggalau selama durasi permainan kami yang putus asa berniat mengakhiri kegiatan lebih awal. Sudah hopeless, kemarin bukan rejeki kami bermain namun tak disangka-sangka angin kencang yang sedari tadi membuat keributan perlahan menyingkirkan awan gelap yang menutupi matahari.
Kami semua kembali bersemangat, membongkar tas dan segera kembali ke lapangan untuk melanjutkan permainan. Bermain di bawah teriknya sinar matahari membuat moodku naik. Banjir vitamin D memang dapat menaikkan mood apalagi jika sudah terlalu lama berada di bawah langit mendung tanpa percikan vitamin D. Energi instan! Sekarang mereka tampak lebih kompetitif dari biasanya. Permainan kami lanjutkan sampai matahari terbenam. Terima kasih matahari!