AES110 Mandala Hari Ketiga
Sanya
Wednesday February 12 2025, 7:00 PM
AES110 Mandala Hari Ketiga

Mengalirkan ide lewat goresan abstrak menjadi sebuah gambar utuh terasa menyenangkan. Membuat mandala ternyata menarik, tak heran ini menjadi workshop favorit warga smipa. Kuperhatikan selama tiga hari berbagai ekspresi wajah hadir menemani kami yang hadir disana. Ada yang serius mengerjakan karyanya, ada yang sambil mengobrol dengan teman semeja, ada anak-anak yang bergembira bersama kawan. Bergembira.

Setelah merasakannya selama tiga hari untukku bermandala sama meditatifnya dengan menulis bedanya lebih mudah karena ide abstrak dipikiran dituangkan menjadi suatu goresan yang sama abstraknya. Begitu goresan pertama dilakukan perlahan mengalir menjadi suatu bentuk, bentuk yang dilakukan repetitif membentuk suatu bagian narasi, narasi berbentuk kumpulan bentuk repetitif tadi kemudian menjadi satuan gambar yang utuh. Ternyata sesuatu yang abstrak bisa menjadi karya yang indah. Mengalirkan ide menjadi sebuah karya tentu menyenangkan. Bukan soal bagus tidaknya melainkan perasaan bangga telah menyelesaikan sesuatu yang nyata saat itu.

Untuk sebagian orang mungkin merasa kesulitan mengalirkan ide dengan media mandala. Kok bisa? Tak mudah mengintepretasikan ide abstrak kedalam media abstrak. Tentu sulit! Apalagi untuk mereka yang sudah terbiasa mengalirkan ide lewat media seni lain seperti musik, menulis, menari, atau bela diri pasti agak kesulitan melakukannya.

FYI aku beberkan sedikit rahasia, otak kita sering 'menipu' tanpa kita sadari. Otak merespon hal baru sebagai 'paparan yang membahayakan' jadi apa yang dia lakukan? Dia akan waspada dan menolak melakukan hal tersebut untuk keamanan kita. Alasan klise namun memang begitu. Akhirnya ya kita takut untuk mencoba hal baru yang diselubungi oleh kecemasan seperti "ini sulit", "aku tidak berbakat", "hasilnya akan jelek", dan berbagai alasan yang terpikiran. Lucu ya seperti pertama kali menulis tapi sekarang aku tidak mau tertipu. Akan kulawan kau!

Aku pikir apapun medianya untuk kali pertama akan sama saja seperti ini. Dihantui oleh rasa ketidaknyamanan untuk mencoba hal baru. Nah hari ini aku mendapat ide dari si otak menyebalkan itu. Dari sana aku menggambar otak yang menjaga batasan dan otak yang menginginkan kebebasan.

WhatsApp Image 20250213 at 7.02.22 PM.jpeg

Andy Sutioso
@kak-andy   last year
Sanya tulisannya masin asik, mandalanya juga tambah keren. Salut! πŸ™πŸΌπŸ˜
You May Also Like