AES 1526 Yang Terpenting
joefelus
Monday November 17 2025, 6:46 PM
AES 1526 Yang Terpenting

Akhir bulan lalu saya melakukan semacam renungan pendek tentang yang terpenting dalam hidup. Memang jawabannya sangat acak dan jika hanya menangkap kata-kata kuncinya saja, maka sebenarnya akan tidak tepat  arena sangat kontekstual. Yang saya ungkap saat itu adalah anugerah untuk menikmati, anugerah untuk membangun relasi, anugerah untuk bersedih, dan yang terakhir anugerah untuk menjalani hidup yang tepat. Secara implisit itu yang ingin saya ungkapkan walau mungkin kemampuan saya bernarasi tidak mencukupi untuk mengurai itu semua. 

Saat ini saya sedang duduk sambil menunggui ayah yang sedang beristirahat. Bahagia sekali melihat beliau akhirnya dapat mulai menikmati makanan walau dengan jumlah sedikit tapi frekuensinya semakin sering. Sepertinya rasa sakitnya juga berkurang sehingga beliau lebih mudah bergerak walau masih sebatas di atas pembaringan. Sambil berdiam diri, saya memikirkan kembali 4 hal yang saya ungkapkan akhir bulan lalu itu. Waktu itu mungkin saya hanya sibuk berkata-kata tentang anugerah untuk menikmati dan sebagainya. Saat ini saya baru menyadari bahwa saya sedang menjalaninya, bersama ayah!

Saya mendapat  anugerah yang luar biasa! Anugerah untuk menikmati setiap detik bersama beliau, merasakan kedekatan yang selama ini menurut saya sangat terbatas, menikmati kesedihan yang sangat mendalam dan diberi kesempatan untuk lebih banyak berdiam diri di dekat beliau, menjalani hidup keseharian seadanya tapi berkualitas. Saya menghentikan semua kegiatan lainnya yang kini saya sadari tidak lagi penting. Berada di sisi beliau menjadi hal yang paling utama. 

Seringkali kita menyadari banyak hal sesudah semuanya terlambat. Saya sangat beruntung bahwa mata hati dibukakan pada saat yang tepat sebelum terlalu terlambat. Namanya manusia, seringkali melihat ke arah yang salah, tidak menyadari bahwa hal yang terpenting itu ada di hadapan kita. Kita terlalu sibuk mengejar kesia-siaan lalu melupakan yang terpenting. Misalnya saja saya ambil sebuah contoh, ketika anggota keluarga kita baik-baik saja dan sehat, berapa banyak kita menggunakan kesempatan untuk menjalani kebersamaan yang berkualitas? Seringkali malah kita abaikan begitu saja, dan kita sibuk masing-masing. Saya juga begitu. Sepertinya semesta pada saat ini mengingatkan bahwa banyak hal yang lebih penting yang harus diperhatikan daripada hal-hal lain yang selama ini mendapat porsi jauh lebih banyak.

Foto credit: buranodoors.com