Setiap ada acara Festival Literasi di Smipa, bagian yang selalu ditunggu-tunggu oleh anak-anak adalah sesi Situbucang, Silih Tukar Buku Rencang, Saling Tukar Buku Teman. Idenya, agar buku yang sudah jarang dibaca di rumah, bisa saling tukar dengan buku lain punya teman yang juga sudah jarang dibaca di rumahnya. Harapannya, anak-anak bisa membaca judul buku lain tanpa membeli buku baru. Dengan begini, pengetahuan, sensasi membaca, dan informasi tambahan dari buku bisa lebih beragam.
Namanya saling tukar, ada buku yang terjaga baik, ada juga buku yang kurang terjaga. Sudah sedikit lecek, misalnya, atau cover bukunya agak kotor sedikit. Ada juga yang hekter pengikat kertas di bagian tengah bukunya hampir copot. Nah sudah beberapa tahun ini, setiap selesai tukar buku di FestLit, saya suka membungkus buku anak-anak dengan plastik. Saya bersihkan dulu cover bukunya, lalu bungkus dengan plastik tipis supaya lebih awet. Untuk yang bagian tengahnya hampir copot, biasanya saya lakban bening di bagian tengah buku yang dihekter itu
Jadi, jangan heran klo ada buku dari Althaf atau Alfie, itu biasanya sudah dalam keadaan cover terbungkus plastik. Enak deh bukunya dibaca dan dibawa ke mana-mana tanpa khawatir rusak misal karena kepercik air atau cover kotor.
Coba cek buku hasil tukeran anak-anak di Situbucang, adakah yang dari Althaf atau Alfie? Klo ada yang belum terbungkus, kabari ya, nanti saya bungkusin hehe.. Yang belum dibungkus itu biasanya karena belum sempat. Sudah keburu dibawa anak-anak ke sekolah untuk ditukar hehehe..