AES30 Jeda
wulan bubuy
Wednesday March 16 2022, 10:12 PM
AES30 Jeda

Sejak jeda memberi jarak pada rutinitas akhirnya memang selalu bertemu lagi dengan perasaan ingin untuk kembali mengulang aktivitas tersebut. Seperti yang sedang kulakukan malam ini, menuliskan apa yang sedang riuh di kepala. Konon katanya pikiran itu cenderung bias, maka saat banyak hal wara-wiri mampir meminta perhatian yang perlu dilakukan adalah rileks saja. Beginilah kira-kira suasana ruang hati, kepala dan kamar tempat aku duduk menghadap layar serta jemari yang ikut sibuk mengetuk-ngetuk keyboard lengkap ditemani senandung lagu mbak Dere yang liriknya teramat manis. 

Dalam jeda yang kulewati beberapa waktu lalu tak sedikit aku luangkan waktu untuk mendengar apa yang kurasakan. Menyenangkan sekaligus terharu setiap kali semesta memberiku kesempatan belajar juga memahami situasi yang terjadi. Jeda ini rasanya seperti mengajakku untuk berkaca pada pengalaman lalu dari sudut pandang berbeda. Aku menikmati segala proses hingga kebersyukuran bisa mengisi lubang-lubang di hati dan menghangatkannya. Menarik sekali mengamati bagian-bagian diri saling berbincang satu sama lain. 

Usai jeda kali ini aku melepaskan diri dari keharusan. Aku memberi ruang pada diri dengan membiarkan keriuhan yang datang tanpa bereaksi, mengamati dan menikmati satu persatu, menerima tanpa ada yang dipaksakan. Selanjutnya kesadaran yang muncul adalah tentang pilihan yang diambil tidak lagi bekerja secara otomatis, tetapi lebih mengerucut. Tentunya pertengkaran antara rasa dan pikiran pun bisa dihindarkan, bahkan semakin hilang intensitasnya. Alhamdulillah. Semoga semakin dekat dengan cinta Ilahi untuk tidak selalu tergesa-gesa dan tidak mudah meledakkan amarah (HR. Muslim, no 20).