AES69 Untuk Dimakan!
wulan bubuy
Wednesday April 27 2022, 9:47 PM
AES69 Untuk Dimakan!

Dalam satu tahun, aku punya jadwal tetap bikin kastengel dan nastar, iya di bulan ramadhan. Tujuannya memang untuk meramaikan meja ruang keluarga atau ruang tamu, meski kenyataannya yang banyak menghabiskan ya kami sendiri.

Pertama kali buat nastar, aku kaget karena setelah keluar oven bentuk yang kupikir tepat, ternyata membesar. Hahaha. Padahal aku dapat resep turun temurun yang kuyakin langsung bisa tanpa gagal. Hm, gagalnya memang relatif sih, dari selainya yang terlalu basah sampai olesan kuning telur yang retak-retak seperti sawah di musim kemarau.

Aku baru tahu sekitar empat tahun lalu kalau teknik membuat nastar itu berbeda-beda, ada yang adoannya harus ngadem dulu di kulkas, ada yang oles kuning telurnya setelah adonan setengah matang, ada juga yang harus oles 2 - 3x baru mulus. Intinya, membuat nastar bagiku sangat menguras energi. Tapi suka, jadi ya dijabanin.

Nah, tahun ini aku sudah mencicil selai nanasnya. Diniatkan nanti jelang akhir ramadhan kuselesaikan semuanya. Tetapi, godaan pun datang dengan bermunculannya bingkisan berupa kue kering dari kolega Ibuku. Tentu saja nastar ada disana, membuat jiwa rebahanku muncul dan beralasan selai kan masih tahan kalau jadwalnya digeser ke bulan depan. Hihihi.

Lalu, apakabarnya kastengel? Ada, kok. Ini sudah selesai lebih dulu karena prosesnya yang gak sepanjang nastar. Cuma, gak yakin masih bertahan di meja ruang keluarga sampai hari Lebaran. Aku menyebutnya mesin penghabis kue, dengan kecepatan makan setara dengan mengunyah keripik, rasanya sulit untuk menghemat. Dalihnya, 'kan dibuat untuk dimakan', betul juga sih ya. Tapi... hm...

You May Also Like