Halo, nama saya Zalika Ayasha Syahputri Soebardjo. Saya melakukan riset tentang Pola tidur yang baik dan benar, ini hasilnya.
Sulit tidur itu hal yang hampir semua orang alami. Dari mulai anak kecil hingga lansia pasti mengalami sulit tidur, saya sendiri juga mengalaminya dan tidur terlalu malam itu tidak baik untuk kesehatan dan tidak baik juga untuk mental. Hampir semua orang di dunia pasti pernah mempunyai masalah sulit tidur, dan itulah hal yang normal. Sulit tidur itu masalah yang lumayan gampang tetapi sulit untuk ditangani karena terkadang sulit tidur sudah menjadi suatu kebiasaan bagi kebanyakan orang. Jika setiap malam kita sulit tidur/tidur larut malam itu akan menjadi suatu kebiasaan yang akan berlangsung setiap hari. Lebih dari 100 juta orang di seluruh dunia menderita sleep apnea, 80 persen diantaranya tetap tidak terdiagnosa, dan secara global 30 persen orang mengalami kesulitan untuk memulai tidur tanpa terjaga di malam hari.
Ada suatu proses yang bernama Ritme Sirkadian. Ritme sirkadian adalah adalah proses internal dan alami yang mengatur siklus tidur-bangun yang diulangi kira-kira setiap 24 jam. Ini dapat merujuk pada proses biologis yang menampilkan osilasi endogen, entrainable sekitar 24 jam. Pada manusia, ritme ini mengkoordinasikan sistem mental dan fisik di seluruh tubuh. Cara kerja ritme ini dimulai dari sel-sel otak yang merespon isyarat lingkungan, yakni gelap dan terang. Selain riset, beberapa hari yang lalu saya telah menginterview sumber yaitu Dr. Angke Rafal yang bekerja di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) di bagian Kesehatan Jiwa. Ini hasil dari interview tersebut.
1.Mengapa orang-orang tidak bisa tidur/tidur larut malam?
Menurut saya, orang-orang itu tidak bisa tidur/tidur larut malam karena banyak pikiran, stress, dan juga anxiety. Hal-hal seperti itu susah untuk di kontrol karena itu sering muncul di otak kita, tetapi lebih sering muncul saat malam hari. Karena malam hari itu adalah waktu yang dimana otak kita tidak terlalu fokus pada satu hal, makanya munculah pikiran pikiran random tersebut.
2. Apakah tidur larut malam baik bagi kesehatan kita?
Tidur larut malam itu tidak baik buat kesehatan fisik maupun mental. Itu bisa membuat kita sakit, imun tubuh kita menjadi lemah, gampang ngantuk di tengah hari, depresi dan juga tidak bisa fokus terlalu lama. Tidur larut malam itu sangat berdampak kepada seluruh tubuh kita.
3.Apakah tidur larut malam baik bagi mental?
Tidur larut malam tidak baik bagi mental karena bisa menghancurkan mood kita sepanjang hari, otak kita tidak akan berfungsi dengan benar dan juga kita tidak akan bisa fokus dengan hal yang berada di sekitar kita.
4.Bagaimana cara mengatasi sulit tidur/tidur larut malam?
Cara mengatasi sulit tidur/tidur larut malam adalah tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari dan makin lama dikurangi waktunya contoh, awalnya tidur jam 12 lama lama tidur jam 11 dan dikurangi terus hingga mendapatkan waktu tidur secukupnya. Ciptakan suasana tidur yang nyaman,batasi waktu tidur siang, rajin berolahraga.
5.Bagaimana pola tidur yang baik dan benar?
Secara umum, jam tidur yang baik untuk memenuhi kebutuhan tidur kita adalah 7-9 jam setiap malam. Namun, kita juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor tertentu yang mungkin dapat memengaruhi jam tidur. Sebagai contoh, aktivitas kita sehari-hari serta kondisi kesehatan secara menyeluruh.
Selain itu,kita juga perlu menerapkan pola tidur dan rutinitas tidur yang baik untuk mendapatkan manfaat dari menerapkan jam tidur yang baik setiap hari. Masalahnya, jika pola tidur kita berantakan, risiko tidak mendapatkan tidur yang cukup akan semakin meningkat.
Interview dengan Dr. Angke Rafal berjalan dengan baik, kami melakukan interview melalui Zoom Meeting. Saya setuju dengan pendapat Dr. Angke Rafal karena banyak sekali orang yang mengalami masalah sulit tidur dan susah untuk ditangani. Sekarang kalian sudah tau cara menangani masalah sulit tidur/tidur larut malam. Semoga blog ini bisa membantu kalian yang memiliki masalah sulit tidur. Terima kasih atas semua pihak yang membantu dan mensupport proses pembuatan blog ini, terima kasih juga Dr. Angke Rafal sudah mau menjadi narasumber untuk blog kali ini.
Daftar pusaka:
Christina Andhika Setyanti. Jumat, 16 Maret 2018.
Dibaca pada Agustus 2021
Ariska Puspita Anggriani. Minggu, 4 Oktober 2020
Dibaca pada Agustus 2021
Dr. Angke Rafal ( bekerja di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) di bagian Kesehatan Jiwa) wawancara pribadi pada 4 September 2021