Di area masuk taman ada dua ember, lebih tepatnya penampungan air dari memfungsikan ulang kemasan. Satu yang besar untuk menampung air hujan. Satu yang kecil untuk menampung air bekas bilas tangan.
Setelah hujan, ember besar kepenuhan. Sampai tumpah tumpah. Jadi terpikirkan, pindahkan saja dahulu dari ember besar ke ember kecil. Sepenuh kapasitas si kecil itu. Walaupun nanti si besar terisi lagi, ada manfaat bagi si kecil.
Manfaat sepenuhnya, sesuai kepenuhannya, sebanyak pemenuhannya. Sedingin inilah yang namanya sistem. Rasio dan logika yang tersusun demi efisiensi. Karena yang efisien mestilah efektif, walau yang efektif tidak melulu efisien.
Biar hangat, perlu ada manusia. Sistem ibarat jangkar dan lautan ibarat manusia. Jangkar mengamankan kapal, lautan menginovasi kapal. Bukankah kapal berkembang karena lautnya, bukan karena jangkarnya.
Kehangatan manusianya bagi dua ember ini adalah ia memindahkan air dari si besar ke si kecil. Menyisakan ruang pada si kecil agar saat manusia ini membilas tangan, airnya memenuhi si kecil. Kenapa perlu membilas tangan?
Karena manusia adalah lautan, lautannya emosi. Yang merasa perlu membersihkan diri setelah mencelupkan tangannya ke dalam air kotor. Dengan demikian, karyanya menjadi bermanfaat. Karena ia bersih, sebelum dan sesudahnya.
Kalau tidak bebersih, manusia itu menjadi tidak tampak manusia. Karena kualitasnya seperti cangkul yang digeletakkan setelah dipakai menggemburkan tanah merah. Berkarat, diam, stagnan, seperti jangkar. Mendiamkan, menstagnankan.
Apa bedanya ia dengan ember, yang tidak bisa membersihkan dirinya sendiri. Bahkan tidak mampu mengotori dirinya sendiri. Si besar dan si kecil hanya alat pasif, yang menjadi bermanfaat oleh manusia. Oleh tangan manusia.
Manusia adalah ia yang aktif mengotori tangannya, membersihkannya, mengotori kembali, dan membersihkannya lagi. Dengan peran memanfaatkan perkakas, dari suatu bentuk menjadi fungsi.
Memanusiakan manusia, bisa jadi adalah membuat manusia lain berperan. Bukan sekadar berfungsi. Hati-hatinya pada, kalau fungsinya adalah berperan dan kita memfungsikannya untuk berperan, ah.. ini bukan peran!
Itu hanyalah fungsi. Karena peran berasal dari penawaran sedangkan fungsi dari permintaan.