-
Wilujeng Sumping
Selamat datang di Ririungan Semi Palar v2.
Platform Berjejaring ini adalah pembaruan dari Ririungan versi pertama di ning.com
Kita sudah sepenuhnya berpindah ke sini dan mudah2an bisa jadi ruang yang lebih interaktif dan bisa mengakomodasi kebutuhan kita untuk saling bertegur sapa, saling belajar antara satu sama lain - terutama di situasi pandemi yang secara fisik menjauhkan kita satu dari yang lain. Ruang ini diperuntukkan bagi keluarga besar Semi Palar : Anak-anak, orangtua, kakak-kakak dan tim Smipa lainnya, juga bagi alumni dan relasi/komunitas yang sering berkolaborasi dengan Semi Palar.Selamat berinteraksi, Salam Smipa.
-
Jejak Festival Literasi TP21
-
BACA DULU YA...
Buat warga Ririungan yang baru bergabung, mohon untuk memasang PP dengan wajah orisinal - supaya kita bisa saling kenal. Baik juga untuk melengkapi BIO singkat di halaman profil dan memasang COVER PAGE biar lebih personal. Apabila ingin memposting sesuatu silakan masuk profile page masing-masing. Di dalamnya ada TAB untuk timeline, gallery, blog, youtube, music dll. Silakan mulai memposting di sana. Selamat berinteraksi, menikmati konten, memberikan like atau comment... Salam Smipa. 🙏🏼😊
-
TimelineAku bernama Jed, seorang anak kelas 9 dari Semi Palar yang mengikuti suatu program/kegiatan yang bernama Atsanti Youth Camp. Kegiatan ini dilaksanakan di kota Magelang yang cukup jauh dari Kota Bandung. Aku pergi kesana bersama teman-temanku bernama Alfie, Boni, Jehan, dan Leia. Kami berlima berangkat menggunakan kereta untuk pergi kesana. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari 3 malam. Disana kami cukup mempelajari hal-hal. Dari nilai budaya, sosial, dan juga keunikan indonesia ini. Dari pengalamanku di Atsanti ini, kegiatan yang paling seru dan cukup bermanfaat itu kegiatan di hari ke 3 yang dimana kami diajak untuk memasak dan belajar mengenai bahan-bahan yang cukup unik dalam sebuah wilayah di Indonesia.
Jadi kegiatan ini dimulai dengan perkenalan narasumber dan permulaian materi. Di awal materi itu kami diberi tahu kalau narasumber ini pernah ke banyak sekali kampung adat hanya untuk mencari tahu bahan2 makanan yang unik dan tidak umum. Ia berkata bahwa dia mempunyai 50 jenis garam yang berbeda dari daerah tersendiri. Terus ia juga sudah berkeliling dan menemukan 12.000 resep dari manuscript yang ada di indonesia, dan 300 food plants archived. Setelah materi pembuka, kita mulai ke materi utama yaitu memasak. Awal-awalnya itu kami diberi beberapa makanan dan setiap orang akan punya jobdesk masing-masing. Seperti memotong, mengupas, merebus. Bahannya itu udang rebus atau tumis yang dicampur dengan belimbing wuluh, cabai rawit, bawang merah, serai, kecombrang dan daun jeruk. Semua bahannya di iris dan di potong, kecuali udahnya direbus. Setelah itu semua bahannya digabungkan di sebuah mangkuk lalu di tumbuk agar mencampur. Di proses penumbukan juga diberi air kaldu udang agar lebih enak, diberi garam juga. Setelah itu makanannya jadi dan nama makananya itu Sambal Ganja. Makanan ini tuh diberi nama sambal ganja, karena sangat menagih jika sudah memakannya. Aku dan teman-temanku salah satu korbannya. Kami dari yang mencoba sambal ganja ini, malah menjadi mau mau terus karena saking enaknya.
AES 002: Atsanti Youth Camp #5 Pemuda Berbudaya Indonesia BahagiaSingkat tapi padat. Terima kasih sudah berbagi cerita. Semoga pengalamannya bermakna ya Christo. Satu lagi terkait posting di Ririungan, Foto utama perlu diupload menjadi Featured Image, tombolnya ada di bagian bawah. Jadi kalau share tautan, gambar tsb juga bisa ikut tampil. Mantaps. ☝🏼🤗Singkat tapi padat. Terima kasih sudah berbagi cerita. Semoga pengalamannya bermakna ya Christo.
Satu lagi terkait posting di Ririungan, Foto utama perlu diupload menjadi Featured Image, tombolnya ada di bagian bawah. Jadi kalau share tautan, gambar tsb juga bisa ikut tampil. Mantaps. ☝🏼🤗jadi terlintas kuwot di belakang truk," Waktu untuk dihabiskan, bukan dibuang. "Analoginya asik ya... Ampas kopi memang ga bisa diburu-buru atau dipaksa cepat turun... 🙏😊
-
Blog Warga Smipa (acak)Setiap kali dia melewati toko di ujung jalan sana, pasti senyum manis merekah di pipinya, ditemani matanya yang bersinar kagum memandangi dari balik jendela toko. Dia seorang gadis kecil pemilik rambut hitam panjang, yang sangat menyukai permen...Comments 1 LikesThis was the year I didn’t see coming—the one that shook me out of complacency. When I learned to stop being compliant, to demand what was rightfully mine, refuse to settle for anything less than what I deserved. I lost patience with small talk,...Comments 2 LikesHari demi hari aku jalani dengan beraktifitas di rumah aja. Menaiki kelas sebelas ini menurutku lebih berat dibanding kelas sepuluh sebelumnya. Kelas sebelas ini menurutku banyak sekali tantangannya bahkan lebih berat dari kelas sebelumnya....Comments LikesJelas dan tegas! Tulisan-tulisan yang berjarak tiga puluh sentimeteran dari depan mata, sekarang. Setelah memasang kacamata plus. Selama ini saya kira keburaman yang melanda penglihatan disebabkan lelah mata saja, yaaa.. ada juga penolakan...Comments LikesUntuk mencapai dialog yang mencerahkan maka seseorang perlu belajar tentang bagaimana mengajukan pertanyaan yang tepat. ‘Belajar Bertanya’ seharusnya menjadi mata pelajaran wajib dalam sekolah kehidupan. (Gernatiti, 2022) Tidak ada salah dari...Comments LikesBoba was dreading the night where she had to pick up her aunt from the train station. When the time had finally came, she very lazily got ready and got into her car and drove towards the station. The train station seemed to be very crowded with...Comments 1 LikesYang satu bilang, nilainya adalah pada pengujian dan penyesuaian nilai-nilai seiring perubahan masa. Yang lain bilang, nilainya adalah pada penolakan akan nilai karena itu merendahkan keberadaan kepada suatu keterukuran saja. Yang satu lagi...Comments LikesAku lupa untuk menceritakan ketiga hal yang di AES sebelumnya (sesuai dengan judul), apakah berhubungan dengan kondisi diriku yang sekarang? Aku pun baca-baca lagi arti dari 3 poin itu, dan mencoba untuk menghubungkannya dengan kondisiku, terutama...Comments 1 Likes
-
Atomic Essay Smipa
Esai-esai di atas ini mewakili sekitar Tujuh Ribuan tulisan pendek yang dituliskan oleh Warga Smipa (murid, kakak, orangtua, alumni dan lainnya). Memuat berbagai topik, dituliskan dengan berbagai gaya penulisan, karya-karya ini mewakili keragaman cara berpikir dan pengalaman hidup yang dituangkan di ruang digital ini.
Kita sudah sampai di angka di bawah ini :Panduan AES Input Data AES [GSheets] Untuk posting2 lain silakan akses di menu Blog Warga. Di dalamnya bisa ditemukan senarai Posting Terkini, Posting Terfavorit dan Posting Acak (random). Bisa juga klik/tap salah satu tag di Tag Cloud di bawah ini untuk konten yang sesuai dengan minat teman-teman.
-
Agenda KitaKita sering merasa sudah tahu seperti apa anak kita, pasangan kita, teman kita, bahkan diri kita sendiri. Padahal, yang kita lihat hari ini bisa saja sudah bercampur dengan apa yang kita ketahui sebelumnya: pengalaman, kebiasaan, nilai, image,...Comments 2 Likes
-
Info Semi Palar Co-Op
MARI IKUT UJI COBA
Platform Digital Semi Palar COOP (Online Marketplace)
yang bisa diakses oleh seluruh keluarga besar Semi Palar, Murid, Orangtua, Kakak dan Alumni.
Platform ini akan melengkapi Ririungan Semi Palar sebagai ruang silaturahmi dan interaksi
untuk kita semua, sekarang dan di tahun-tahun mendatang.
Bagi yang tertarik untuk ikut mengujicoba, sebagai penjual atau pembeli, silakan klik / tap gambar / link di atas, membuat akun dan mulai mencoba ambil bagian bertransaksi sebagai pembeli atau penjual. Nuhuun.
Bagi para anggota koperasi, nantikan berbagai keseruan baru di Semi Palar COOP.
Mari dukung terus usaha bersama ini, dari kita, oleh kita, untuk kita.
Silakan mampir dan ngobrol-ngobrol untuk info-info terbarunya. Salam.
jangan lupa follow IG Smipa Co-Op untuk info produk terkini
-
Tag Cloud