Hi warga, hari ini saya melihat dua rekan saya sedang menulis AES, memecahkan telurnya masing-masing, melampaui batas keraguannya, kesulitannya, dan ketidakyakinannya dalam menulis. Ditambah lagi istri mention di group feslit yang berarti merupakan ajakan juga untuk menulis, untuk menuangkan isi kepala, tidak hanya bergentayangan pada diri sendiri, tapi dibagi dengan orang lain, jika itu hal baik maka akan menjadi kebaikan untuk yang lain, jika itu buruk maka akan menjadi pelajaran untuk yang lain, namun baik dan buruk hanya tuhan yang bisa menilai, kita hanya perlu memaknai suatu hal dengan bijak.
kembali ke judul, siapa saya ini?
Pada POTΒ Sabtu, 1 November 2025, kak Andy berkata "saya menulis itu salah satunya agar keturunan saya tau siapa saya, bagaimana pola pikir saya, apa yang saya lakukan selama hidup, melalui tulisan tulisan saya".Β Hal yang tak pernah terpikirkan oleh saya, bagaimana nanti anak saya memahami dan menceritakan bagaimana sifat orang tuanya, apa yang ada dipikirannya dan bagaimana cara berpikirnya. Walau entah kelak kami berhasil untuk mendidik anak agar terbiasa membaca atau tidak, sehingga akan membaca tulisan ini atau mungkin tulisan ini akan tenggelam dan hanyut dalam dunia maya, mari kita tetap lakukan menulis ini.
Sebenarnya siapa saya ini? untuk apa dan kenapa saya hadir di dunia ini? saya tidak memiliki jawabannya, mungkin ini adalah pertanyaan yang tidak akan terjawab secara logika, namun kita memiliki Tuhan, yang sudah memberikan petunjuk hidup dan untuk memberi arahan yaitu kita hidup untuk beribadah kepada tuhan sesuai agamanya masing-masing.
Teringat kata-kata yang sempat saya dengan istri obrolkan, kata-kata dari kak Andy ketika doa setelah waktu hening yaitu "Tuhan yang maha baik" sepatah kata yang penuh makna ketika kita mengucapkan dengan kesadaran. Tuhan itu maha baik, oleh karena itu juga Tuhan tentu menginginkan umatnya melakukan dan menyebarkan hal-hal baik kepada sesamanya, berbuat baik, berkata baik, berfikir hal-hal baik.
Sehingga kembali ke kita hidup untuk beribadah kepada tuhan, seperti apa ibadahnya? yang paling dasar adalah dengan berbuat baik sesuai dengan sifat Tuhan yang maha baik. Yukk kita berbuat baik dalam menjalani hidup ini, bukan untuk orang lain, tapi untuk diri kita sendiri, apa yang kita tanam maka itu yang kita tuai.
Cheers!
Luar biasa Bangkit, semoga selalu bersama kebaikan dimana pun kita berada
Aamiin
Selamat atas esai pecah telornya Bangkit. Terimakasih sudah berbagi di ruang ini. Semoga jadi ruang yang penuh kebaikan bagi kita semua di dalamnya. Apalagi kita yakini bahwa kata-kata adalah doa. Apalagi dituliskan dengan penuh kesadaran. Enerjinya tentu luar biasa. ππΌπ€π»
terimakasih kak Andy, smipa memiliki enerji yang luar biasa yang tidak pernah saya rasakan dimanapun, sangat bersyukur bisa bergabung bersama kelaurga smipa, tidak ada yang kebetulan.
Katanya, manusia itu punya banyak layer. Sebagai anak, kakak, adik, teman sekolah, murid, teman kerja, karyawan, pasangan, ayah, dan lain-lain. Hari ini satu layer terbuka ternyata suami saya juga penulis yang baik. Welcome!
Terimakasih mama saka, yang mana istri aku juga :D terimakasih selalu mendukung dan bertumbuh bersama.