Hari kedua, pada hari ini aku dan teman teman bangun jam 6, kami langsung sarapan dan bersiap siap untuk pergi ke kebun kopi. Pagi hari ini kita sarapan roti dengan selai yang telah kami beli pada hari rabu lalu. Hari ini aku membuat roti setengah strawberry dan coklat. Setelah sarapan sebenarnya kita bisa siap siap lagi untuk ganti baju dll hingga pada pukul 8. Namun karena ternyata Pak Anwar sudah datang, kami memutuskan untuk siap siap lebih awal, dan lebih cepat dari rencana. Pada akhirnya kami berangkat pada pukul sekitar 7:30, kami berjalan ke arah hutan. Selama diperjalanan aku cukup sering membuat vlog, karena jalannya cukup sulit karena adanya lumpur dan medan jalannya yang cukup nanjak, aku tidak terlalu banyak merekam karena aku harus fokus dengan jalannya.
Selama diperjalanan, aku merasa tidak terlalu capek, berbeda dengan hari kemarin pada saat jalan pulang, jalannya nanjak sekali sehingga akhirnya aku merasa cukup engap. Pada kali ini aku tidak merasa terlalu engap, ditambah lagi kaki ku tidak terlalu sakit, baru kali ini aku mengalami hiking tanpa nafas yang tersenggal senggal. Setelah kurang lebih selama 1 jam perjalanan kami akhirnya berhenti di pertigaan, karena Kak Mel tertinggal jauh. Dan benar saja ternyata Kak Mel tertinggal cukup jauh bahkan tersesat dan jalan ke arah yang berbeda. Setelah disusul akhirnya kami bersatu lagi dan jalan bareng bareng. Sesampai disana kami langsung beristirahat sebentar, sambil menunggu tetehnya sarapan. Setelah sarapan kami langsung pergi membawa karung untuk memetik dan panen kopi, ternyata memetik buah kopi tidak sesulit itu hanya saja cukup rumit, karena kami perlu melihat apakah buah tersebut sudah siap panen atau belum, kadang masih ada beberapa bagian yang masih hijau.
Setelah 1 jam kami memetik buah kopi, kami akhirnya menuntaskan tugas kami yaitu memanen semua pohon kopi yang berada di dekat jalan hingga perbatasan. Setelah kami setelah kami mengumpulkan semua hasil panen kami, dan dikira kira ternyata kami berhasil mengumpulkan lebih dari 5kg. tak lama kemudian kamipun berpamitan dengan tetehnya dan kembali ke PPM. Selama diperjalanan kami selalu menunggu Kak Mel yang berjalan di paling belakang, belajar dari pengalaman dan kejadian sebelumnya kami selalu menunggu pada saat ada pertigaan. Kami sempat tersesat karena mengambil jalan yang berbeda pada saat dijalan pulang, namun akhirnya kami menemukan jalan yang lain, dan tentunya mengarah ke arah yang benar.
Sesampainya di PPM kami semua langsung makan, bisa dibilang makannya lebih banyak dibandingkan makan kami semalam. Aku pribadi merasa lebih kenyang atau bahkan kenyang banget setelah makan Sop, Ayam, dan Perkedel. Setelah kami makan, kami langsung beristirahat, selama istirahat ini aku dan teman teman lainnya cukup produktif pada saat waktu ini. Setelah beres menyicil tugas, aku Haegen, dan Thania langsung berinisiatif untuk mencucui kain flanel, selain karena kami gabut, kami juga bisa menghemat waktu untuk nanti gladiresik. Setelah kami melakukan briefing, kami langsung mencetak kertas. tak lama setelah mencetak kertas kami meminum susu murni dengan gula aren lagi barengan.
Pelajaran yang bisa diambil hari ini adalah pada saat kami jalan ke Hutan, kami tidak boleh meninggalkan siapapun yang berada dipaling belakang, atau tidak kami akan kesulitan. Mending pada saat kejadian hari ini yang tertinggal adalah Kak Mel jadi tidak terlalu panik, bagaimana jika yang tertinggal salah satu dari teman teman kelompok Gobak Sodor, mungkin akan panik banget bingung dengan apa yang harus dilakukan pada saat terpisah dengan kelompok atau teman teman yang lainnya. Mungkin kita juga bisa menggunakan formasi jalan yang sudah kami pelajari di Kelas 8 lalu, yang dimana mereka yang paling kurang kuat staminanya akan berjalan dipaling depan, sedangkan mereka yang paling kuat jalannya akan jalan di belakang agar mereka bisa menyesuaikan ritme jalannya dengan teman teman yang didepan + tidak akan ada yang tertinggal.