Makan tentu jadi hal yang lumhar dikehidupan kita sehari-hari, setiap harinya kita memerlukan energi dari makanan yang kita kosumsi. Salah satu mitos kerkenal adalah "jangan makan malam-malam nanti gemuk", tapi apakah benar kalau kita makan malam-malam bisa bertambahnya berat badan. Makan larut malam bisa berkontribusi pada penambahan berat badan, tetapi hasil riset menunjukkan pandangan yang berbeda. Studi yang mendukung kaitan ini, seperti yang diterbitkan di Obesity (2011), menemukan bahwa makan malam dapat memperlambat metabolisme dan menyebabkan penyimpanan lemak lebih banyak. Selain itu, makan di malam hari seringkali melibatkan konsumsi kalori tinggi yang berlebihan, seperti yang disebutkan dalam riset Appetite (2013).
Namun, riset lain dari Journal of Human Nutrition and Dietetics (2015) menekankan bahwa selama total kalori harian tetap terkendali, waktu makan tidak memiliki efek signifikan pada berat badan. Oleh karena itu, penambahan berat badan lebih berkaitan dengan kebiasaan makan dan aktivitas secara keseluruhan daripada hanya waktu makan. Kesimpulannya, makan larut malam "dapat" berkontribusi pada penambahan berat badan jika disertai dengan konsumsi kalori berlebih dan kurangnya aktivitas fisik. Namun, jika total asupan kalori harian terjaga dan seimbang, makan malam tidak secara otomatis menyebabkan penambahan berat badan.