AES 169 Day Light Savings Time
joefelus
Monday November 8 2021, 10:33 AM
AES 169 Day Light Savings Time

Dari tadi saya memandangi layar monitor yang masih kosong. Pikiran menerawang ke mana-mana tanpa ada ide sama sekali ingin menulis apa. Ini bukan kejadian sekali atau dua kali, melainkan sering saya mengalami hal semacam ini. Sebetulnya sudah ada sebuah draft yang hampir selesai, tapi saya akan tunda untuk ditampilkan hingga saatnya tepat. Ya sudah, saya akan cerita yang ringan-ringan saja.

Semalam saya dapat jatah tidur 1 jam lebih lama karena ada Day light Savings. Lumayan lah karena kemarin saya agak memforsir ketika olahraga dengan membakar hampir 1000 kalori, tapi sepertinya sesudah 1 minggu mulai kembali berolahraga dengan intensitas tinggi, tubuh saya sudah mulai dapat menerima "hukuman", jadi yang saya rasakan hanya rasa lelah tidak lagi sakit-sakit sepeti sebelumnya. Tubuh saya sudah mulai terbiasa!

Day Light savings adalah memajukan atau memundurkan jam selama 1 jam untuk menyesuaikan dengan lamanya siang dan malam. Di musim panas, di belahan bumi bagian utara siang lebih panjang dari pada malam jadi di musim semi jam dimajukan 1 jam, lalu di musim Gugur jam dimundurkan 1 jam. Katanya jaman dulu dilakukan dengan tujuannya untuk menghemat lilin. Kalau dulu sebelum jaman digital, kita harius secara manual mengubah jam. Sekarang secara otomatis jam di HP atau jam tangan pintar berubah. Jadi hari Minggu subuh tadi karena day light saving mulai pukul 2 pagi, maka ketika menginjak pukul 2, secara otomatis kembali ke pukul 1. (Jam1 nya 2 kali, karena tepat jam 2 jam dimundurkan ke jam 1 lagi hehehe) Kurang lebih begitu.  Jadi kalau sekarang pukul 10 malam, pada saat yang sama kemarin adalah pukul 11 malam. Jam dimundurkan 1 jam. 

Kebalikannya nanti musim Semi, jam kembali dimajukan 1 jam. Tepatnya nanti tanggal 13 Maret 2022, jam akan dimajukan 1 jam, nah pada saat itu tidur saya berkurang 1 jam. Kenapa begitu? karena nanti siangnya akan mulai lebih panjang dari malam. Jadi kita nanti bangun lebih pagi karena matahari terbit juga lebih pagi. Masalah efisiensi saja sih sebetulnya. Sekarang saya sudah terbiasa, sebelumnya saya bingung sekali. Untungnya sekarang semua serba digital jadi saya tidak perlu mikir lagi karena jam di HP di jam tangan pintar secara otomatis berubah. Ya ikuti saja jam di tangan hehehe... Oh ya, perubahan waktu itu sengaja dilalukan di hari Minggu subuh sehingga memudahkan orang-orang untuk menyesuaikan diri karena hari Minggu tidak pergi bekerja.

Saat ini saya memandangi jam tangan, jam menunjukkan pukul 10:05 malam, biasa saya jam segini masih aktif tapi sekarang saya merasa sangat mengantuk sekali. Ya jelas lah mengapa mengantuk, karena kalau kemarin saat ini sudah jam 11 lewat, biasa saya sudah mulai berbaring dan istirahat. Perbedaan 1 jam ternyata lumayan juga efeknya. Body clock saya harus di-reset ulang, tidak otomatis seperti jam digital di HP hehehe...