Hari ini saya tidak akan menulis yang terlalu serius. Beberapa hari kemarin saya sudah merenung dan juga lumayan serius melakukannya. Itu sebetulnya ide dadakan karena saya tidak tahu harus melakukan apa menjelang hari ulang tahun yang sudah terlalu sering (hahahah) jadi saya ingin membuat sedikit agak spesial tapi khusus untuk diri sendiri. Jadi selama 4 hari menjelang hari jadi, saya mulai melakukan permenungan. Nah itu sudah selesai, jadi sekarang bagian yang santai-santai saja, apalagi sekarang sudah pertengahan musim Semi, jadi di luar memang hangat dan indah. Sebentar lagi akan panas dan saya tidak terlalu suka, maka sekarang ini adalah kesempatan yang tepat untuk menikmati suasana musim Semi.
Sambil menunggu waktu sebelum berangkat olahraga, saya iseng meyalakan TV dan di Netflix tiba-tiba nongol film jadul. Tom Hank yang masih muda dan Meg Ryan. Ada beberapa film mereka berdua yang sering saya tonton seperti Sleepless in Seattle, dan You've Got Mail. Nah kebetulan film yang barusan nongol itu You've Got Mail. Filmnya sih biasa aja, drama romance comedy. Yang saya suka dari film ini sebetulnya adalah lokasinya di Upper West Side, New York. Kedua, beberapa hal di film itu juga saya alami, seperti ketika jaman internet masih pakai jaringan telepon, system dial up dan belum ada boradband dan providernya AOL (American Online). Dulu saya langganan ini, dengan bunyi tulalit-tulalit ketika dial up dilakukan untuk menghubungkan dengan internet, lalu bunyi nyaring yang sangat khas ketika terhubung dan kata berikutnya ini yang sangat legendaris, suara seorang pria yang memberikan notifikasi "You've got mail!" hahaha.. Ini sangat keren dan nostalgik karena kata-kata ini selalu membuat saya bahagia, artinya ada email yang masuk. Jaman itu belum terlalu banyak orang menggunakan email seperti sekarang, jadi saya "tahu" siapa yang mengirimkan email.
Saat itu saya tinggal di rantau. Ini pengalaman saya pertama kali tinggal di Amerika jauh dari sanak saudara, masih sangat muda dan belum lama menikah, belum punya Kano juga. Komunikasi dengan keluarga dan teman-teman yang paling murah waktu itu adalah dengan email. Telepon sangat amat mahal sekian sen dollar per detik! Jadi bayangkan jika saya ngobrol dengan orang tua atau adik, misalnya, saya bisa menghabiskan banyak uang. Belum ada yang namanya Whatsapp atau messenger di Facebook maupun sosial media. Seingat saya yang barusan muncul saat itu adalah ICQ, masih monochrome juga tampilannya hahaha.. Jadi pendek kata, begitu mendengar kata You've Got Mail, saya langsung berbahagia karena pasti saya mendapat kabar dari tanah air!
Di film ini juga ceritanya seputar toko buku! Toko buku bagi saya punya tempat tersendiri di hati sebab merupakan tempat favorit saya untuk duduk membaca, menikmati kopi, bermain bersama Kano ketika masih kecil atau hanya duduk menulis. Ini sangat sulit dilakukan di Indonesia, entah jika sekarang sebab kalau dulu buku-buku semua dibungkus plastik dengan catatan: Membuka berarti membeli! Yang saya buka belum tentu akan disukai dan kalau tidak suka saya tidak akan mau beli bukan? Nah tidak seru toko buku di tanah air, itu saja! Lalu tidak ada tempat untuk duduk-duduk membaca dan menikmati kopi. Jadi begitu menemukan sebuah tempat yang penuh buku, bisa dibaca-baca sebelum memutuskan untuk membeli dan terlebih bisa menikmati kopi dan kue-kue, saya berasa di sorga! Nah itu juga merupakan kegiatan saya setiap hari ketika Kano masih bayi bahkan hingga dia sudah dapat berjalan. Section anak-anak jadi tempat favorit Kano memilih buku atau bermain dengan lego atau kereta api mungil Thomas and friends. Di tengah-tengah section anak-anak ada meja besar dengan rel kereta api dan beberapa kereta api Thomas yang selalu jadi tempat yang didatangi Kano pertama kali. Kegiatan harian ini jadi hal yang sangat menyenangkan. Kano main sendirian atau dengan anak-anak sebayanya (jika ada), sementara saya duduk membaca atau menulis di sebuah meja dekat situ. Asyik sekali!
Upper West Side New York adalah tempat yang indah. Di film memang ditampilkan sisi-sisi yang menarik yang menjadi bayangan "ideal" setiap orang sehingga banyak orang ingin mengunjungi New York. Di tempat-tempat lain tidak begitu-begitu amat sebab seringkali kotor, penuh kantong-kantong sampah yang belum dijemput tukang sampah, bau pesing, banyak gelandangan dan sebagainya. Di film itu ada saat dimana Tom dan Meg pergi ke farmer's market dan membeli buah, bunga dan sebagainya. Ini juga merupakan ciri khas kegiatan akhir pekan di Amerika. Hampir setiap akhir pekan ada semacam "pasar kaget" dimana sekelompok petani menjual buah-buahan dan sayur-sayuran, juga keju, susu, roti dan sebagainya. Di film ini memang diambil sisi-sisi yang indahnya. Yang juga mirip dengan suasana seperti pasar di film ini adalah di Duppont Circle di Washington DC. Saya pernah menginap beberapa hari di sana bertahun-tahun yang lalu dan sekali lagi yang terakhir saya mengunjungi tempat itu sebelum masa pandemi. Masih ada Farmer's Market dengan suasana serupa. Ini bisa jadi kegiatan menarik di akhir pekan jika menyukai buah-buahan dan sayuran segar sambil bersantai dean juga men-support petani lokal. Harga biasanya lebih mahal dari supermarket.

Nah nonton film ini membuat saya banyak mengenang peristiwa-peritiwa di masa lalu. Bukan percintaannya tentunya hahaha... Dalam kenyataan hidup relasi romantis antar manusia ya tidak selalu seindah di film-film lah hahaha.. Saya mengingat peristiwa-peristiwa seperti yang barusan saya ceritakan. Lucu sebetulnya jika kembali membayangkan masa-masa internet dengan dial up, butuh waktu sangat lama hanya untuk membuka email, karena prosesor komputer masih jaman pentium I, II, III dan sebagainya yang hanya dalam kapasitas kecepatan sekian ratus hingga 1000 mega hertz hahaha... Lalu toko buku, sampai sekarang saya masih menyukai toko buku. Entah mengapa saya kurang suka membaca buku elektronik seperti pdf, kindl, dan sebagainya. Sensasinya beda sekali sebab saya sangat menyukai bau kertas, sensasi menyentuh kertas ketika membalikkan halaman dan juga tentu saja aroma kopi. Bau kertas dan aroma kopi itu sangat addictive buat saya. Lalu tempat-tempat yang pernah saya kunjungi. Ya semua itu seperti memberikan banyak pesan bahwa banyak sisi-sisi kehidupan menarik yang sudah saya alami dan perlu disyukuri. Ya lumayan lah, film itu membuat saya mengingat-ingat masa jadul hahahaha! Oh ya, judul esai ini saya ambil dari kalimat yang digunakan Joe Fox (Tom Hank) di film ini ketika Kathleen Kelly (Meg Ryan) sakit, dia berkata:"You take care! It'll be a shame to miss New York in the Spring!"