Sejak awal memang kita tidak mempunyai kontrol, hanya semesta yang menentukan, semesta yang memiliki kuasa untuk memulai. Kita hanya menjalani detik demi detik, menit demi menit hingga akhirnya sampai ke saat ini. Lalu apakah kita pernah bertanya, "Mengapa kita ada di sini?"
Tidak ada yang dapat menjawab pertanyaan mengapa kita ada. Itu diluar kuasa kita. Ketika pertanyaan menjadi begitu menarik dan sulit untuk dijawab, seperti pertanyaan saya pada saat ini, tentang alasan, tentang esensi dari hidup yang saya miliki, kita berusaha menjawab dengan berbagai macam jawaban.
Kita hidup karena pada suatu waktu di masa lalu, kita dilahirkan. Sejak saat itu tanpa memiliki pilihan dan ketika kita mulai menyadari bahwa kita bernapas dan dapat melakukan banyak hal, kita mulai mencari alasan untuk hidup, untuk tetap hidup. Dalam perjalanan hidup seringkali pertanyaan yang sama muncul, pertanyaan yang tetap sama, mengapa kita ada? Jawaban kita berubah-ubah. Kadang sama, kadang sangat berbeda.
KIta kemudian menyadari bahwa banyak alasan untuk hidup termasuk fakta bahwa banyak hal dalam hidup memberikan kebahagiaan, kepuasan walau kadang kita bersedih, kadang sakit, kadang menghadapi banyak masalah, tapi kita tahu hal-hal yang buruk pada saatnya akan lewat. Kita berusaha untuk hidup karena hal-hal yang membahagiakan.
Kita hidup karena orang-orang yang mencintai kita dan orang-orang yang kita cintai. Tanpa itu "hidup" kita tidak pernah ada. Mungkin kita masih bernapas dan bergerak tapi kita jauh dari "hidup". Kita juga hidup karena kita ingin menemukan sesuatu, kita hidup karena kita ingin belajar untuk mampu melakukan sesuatu, kita juga hidup karena orang-orang lain menginginkan kita untuk hidup dan berada disekitar mereka.
Kita hidup karena kita memiliki harapan dan kita ingin melihat apa yang ada di depan sana, kita juga ingin membuktikan bahwa apa yang kita usahakan pada akhirnya akan berhasil atau tidak, yang kita harapkan akan terjadi atau tidak. Kita hidup karena kita ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan yang pada saat ini belum mampu kita jawab.
Hidup adalah pertanyaan. Mengapa kita ada adalah pertanyaan yang terus menerus berusaha kita jawab. Jika betul bahwa hidup kita ada karena bukan sebuah kebetulan, maka akan ada jawabannya dan sepanjang kita hidup kita berusaha mencari dan menduga-duga.
Ribuan bahkan jutaan teori tentang alasan hidup banyak dirumuskan. Para ilmuwan, para filsuf bahkan para ahli agama ikut serta. Ada jawaban yang masuk akal, ada jawaban yang akal-akalan bahkan ada jawaban yang sulit dimengerti ditawarkan. Hidup itu sebuah misteri.
Mengapa saya ada, mengapa saya hidup, itu pertanyaan yang luar biasa. Yang saya tahu mengapa saya ada di sini saat ini karena sedang berusaha mencari jawaban. Mencari jawaban membuat hidup itu berarti. I am seeking for meaning, I am seeking my reason for being!
Luar biasanya, hal-hal ini yang kakak² coba maknai dalam pembekalan dua hari kemarin... WOW. 🙏