AES 795 Creole Queen
joefelus
Friday July 28 2023, 10:15 AM
AES 795 Creole Queen

Udara begitu panas dan sangat lembab yang bagi saya sangat tidak tertahankan. Musim panas di belahan utara memang begitu. Saya sudah terbiasa dengan suhu panas yang ekstrim selama hampir 7 tahun tinggal di benua Amerika, tapi di Colorado udara begitu kering, dan berbeda dengan saat ini di New Orleans yang berada di tepi laut yang sangat lembab. Panas dan kelembabannya membut sekujur tubuh saya lengket dan berkeringat. Sangat tidak nyaman.

Kami berjalan perlahan-lahan, melalui lapangan yang cukup luas menuju tepi sungai dimana ada beberapa perahu besar yang sore ini akan meluncur di sungai Mississippi. Setiap malam perahu yang memiliki dek 3 tingkat ini menawarkan 2 jam di malam hari menikmati pemandangan sepanjang sungai diiringi musik jazz secara live. Walau bagi saya ini tidak murah biayanya, tapi pengalaman ini mungkin tidak akan pernah datang lagi. Jadi kami memutuskan untuk pergi.

Sesudah menunjukkan tiket, kami langsung naik ke perahu yang besar itu, di dek pertama sudah terdengar musik yang meriah. Musik jazz di New Orleans bagi saya yang awam terdengar sangat berbeda dengan musik-musik yang biasa saya dengar. Kalau pernah mendengar lagu-lagu Louis Armstrong, misalnya "When The Saint Go Marchin In", nah banyak sekali pemusik-pemusik di jalan bahkan yang berada di perahu memainkan jenis musik semacam itu. Terompet, piano, drum serta bas betot menjadi alat musik yang paling dominan. Selama ini yang biasa saya datangi adalah pemain jazz dengan style yang berbeda. New Orleans bagi saya merupakan sesuatu yang baru.


Sungai Mississippi sangat lebar, rata-rata menurut informasi yang saya peroleh sekitar setengah miles atau setara dengan 800 meter, dan di New Orleans merupakan ujung muara menuju laut, jadi memang sungai ini dilalui banyak kapal kargo yang memuat kontainer-kontainer besar. Perahu kami mulai bergerak sekitar pukul 7 malam. Pukul 7 masih terang benderang sebab matahari terbenam baru seitar pukul 8 malam. Kami memilih duduk diujung paling depan sehingga dapat melihat pemandangan sepanjang sungai dengan sangat jelas. Menikmati musik jazz tidak harus selalu sambil memandangi para pemainnya bukan? Hahahah..

Ada dua kapal logistik milik angkatan laut yang ditambatkan secara berdampingan. Kano bercerita banyak tentang kapal-kapal ini. Tentu saja dia tahu, saya begitu terkejut ketika di Hawaii pada saat kami mengunjungi kapal perang USS Missouri, dia menunjukkan memiliki pengetahuan yang sangat detail tentang pesawat-pesawat terbang dan kapal-kapal perang. Demikian juga sore ini ketika dia banyak bercerita. Sehari sebelum kami ke perahu jazz ini, kami mengunjungi museum perang dunia ke-2. Wah Saya seperti seorang murid yang sedang diajari seorang guru sejarah hahahaha.


Air sungai yang luas ini sangat tenang. Perahu bergerak perlahan-lahan. Perahu ini disebut paddle wheel riverboat. Disebut paddle wheel karena dibagian belakang perahu yang besar ini ada semacam roda yang berputar, seperti kalau kita melihat turbin untuk pembangkit tenaga listrik. Nah roda ini memiliki lempengan-lempengan yang "mendayung" air sehingga kapal bergerak.


Apa yang lebih menyenangkan mendengarkan musik jazz secara live sambil menikmati pemandangan?  Menjelang matahari terbenam, perahu berbalik arah. Yang tampak di depan kami adalah matahari yang berwarna sangat merah turun perlahan lahan di ujung horison, sementara jika memandang sedikit kesamping sebelah kanan, maka ada pemandangan kota dengan  gedung-gedung pencakar langit, sedangkan jika memandang sedikit ke kiri, maka ada sebuah jembatan yang sangat panjang. Ini pemandangan yang sangat indah. Semakin gelap semakin menakjubkan dan musik jazz tidak pernah berhenti. Saya bayangkan mereka yang meniup terompet non stop selama lebih dari 2 jam tentu memiliki paru-paru yang sangat kuat luar biasa! Mereka terlihat sangat behagia bermain musik. Saya bisa menyaksikan orang yang senang melakukan pekerjaannya atau orang yang terpaksa melakukannya hanya demi bekerja. Terlihat beda sekali. Para pemusik ini saya yakin begitu menjiwai apa yang mereka mainkan. Saya tidak menyesal memutuskan untuk menikmati acara malam ini di atas kapal sepanjang sungai Mississippi sambil menikmati pemandangan ditemani musik jazz. Pengalaman yang sangat menyenangkan. Oh ya, perahu yang kami tumpangi ini namanya Creole Queen.