AES 954 Memanfaatkan Momentum
joefelus
Wednesday January 3 2024, 10:04 AM
AES 954 Memanfaatkan Momentum

Hari kedua di tahun 2024. Saya harus kembali bekerja. Kampus masih sepi karena para mahasiswa baru akan kembali sekitar 2 minggu lagi. Saya masih harus mempersiapkan menu dan sebagainya yang harus sudah selesai 1 minggu sebelum para mahasiswa kembali. Bekerja selama kampus libur ini memang agak santai. Saya cukup mengenakan jeans dan T-shirt walau karena saat ini musim dingin, maka saya harus mengenakan pakaian beberapa lapis. Tahun ini memang Colorado termasuknya cukup kering dibandingkan sebelum-sebelumnya. Saya bahkan tidak ingat kapan terakhir turun salju. Beberapa kali diramalkan akan turun salju bahkan malam sebelum Natal, tapi tidak terjadi. Menjelang pergantian tahun juga diramalkan akan turun salju, lagi-lagi tidak terjadi. Hanya kebagian dinginnya saja.

Hari ini saya kembali lagi ke gym. Badan saya memang sakit-sakit karena kemarin saya berolahraga dengan keras. Tubuh yang selama beberapa bulan ini dimanja dan tidak berolahraga, mulai "disiksa" lagi dan sepanjang pagi memang merintih-rintih dan berusaha mengatakan kepada otak saya bahwa seluruh anggota tubuh menderita dan kesakitan, minta istirahat. Satu hal yang saya pelajari selama ini adalah untuk tidak mudah menyerah. Tubuh ini sangat mudah memanipulasi otak hahaha.. Maksudnya adalah tubuh kita mempunyai kecenderungan untuk "menghindari" siksaan. Tubuh kita inginnya bersantai-santai bahkan bermalas-malasan. Otak kita sangat mudah dipengaruhi karena pada dasarnya bermalas-malasan, duduk di depan televisi itu menyenangkan, daripada berteriak atau merintih-rintih karena kesakitan atau kelelahan di Gym hahaha.. Nah dari pengalaman selama bertahun-tahun, saya tidak begitu saja mudah menyerah. Jadi saya memutuskan pergi lagi ke gym.

Kemarin saya membakar sekitar 850 kalori, hari ini ternyata program olahraganya lebih berat dari kemarin, saya membakar 926 kalori. Saya pernah bercerita bahwa ketika berolahraga, tubuh kita dibanjiri dengan endorphine dan neurotransmitter yang mempengaruhi mood. kadangkala zat-zat kimiawi yang membanjiri tubuh ini meningkatkan emosi. Olahraga menghapuskan stress dan perasaan negatif, neotransmitter dan endorphine ini mengakibatkan saya begitu bahagia. Ketika sedang kelelahan dan lutut kesakitan ketika angkat berat dan latihan repetisi, saya hampir saja menangis saking emosionalnya. Nah ini perasaan yang sangat luar biasa. Dan saya sudah lama sekali tidak merasakan ini. 

Ada pikiran untuk beristirahat besok dan membiarkan tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak selama berolahraga. Tapi kemudian saya ingat bahwa setiap hari Senin Rabu dan Jumat saya ada kelas berenang di pagi hari hahahaha.. Saya akan lihat saja nanti bagaimana perasaan dan kondisi tubuh sesudah berenang. Jika memang perlu istirahat, saya akan beritirahat dari gym besok lalu akan kembali lagi hari Kamis. Nah minggu ini saya akan terlihat sibuk berolahraga, Senin, rabu dan Jumat pagi saya berenang, Senin, selasa, Kamis dan Jumat kemungkinan saya akan ke Gym. Hari Sabtu nanti saya akan beristirahat dari semua kegiatan berolahraga karena kami berempat, Nina, Kano, Mas Aris dan saya akan ke puncak gunung sekitar 3 jam jauhnya dari kota kami. Kami akan ke Colorado Spring pagi hari lalu naik kereta ke puncak gunung Pikes Peak, lalu dari sana akan ke Ice Castle, ada tempat yang selama musim dingin penuh dengan kreasi ukiran dan pahatan dari es. Nanti akan ada cerita dari sana. 

3 kali berenang dan 4 kali olahraga (HIIT) High Intensity Interval Training sepertinya cukup untuk mengembalikan kebugaran saya yang sudah lama terbengkalai. Mumpung momentumnya masih sangat baik, saya harus manfaatkan. Jikalau ini hanya sebuah ephoria, itu juga tak apa selama bisa dimanfaatkan menjadi kegiatan rutin yang terus menerus dapat dipertahankan.

Foto credit: Orange Theory

You May Also Like