AES 1021 2x Sarapan Gratis
joefelus
Monday March 11 2024, 2:54 PM
AES 1021 2x Sarapan Gratis

"Housekeepers!" Tiba-tiba ada suara ketukan di pintu kamar. Saya sangat kelelahan. Hari ini saya berjalan lebih dari 32 ribu langkah. Kaki saya sudah pegal-pegal, apalagi baru masuk kamar tidur sudah subuh. Mata masih mengantuk dan tubuh masih menginginkan berbaring. Tapi saya ingat, kami butuh handuk, walau tidak selalu ingin kamar dibersihkan, sebab ingin privasi, saya membuka pintu.

"Good morning, Can I just have a couple of fresh towels?" Tanya saya dengan sangat sopan ditambah senyuman. Say tidak ingin menyinggung perasaan mereka.

"Of course!" Kata seorang ibu-ibu dengan sangat ramah. Saya memang selalu menghargai pekerjaan mereka. Pertma saya pernah merasakan bagaimana sulitnya bekerja seperti mereka, kedua saya juga masih punya banyak teman yang bekerja seperti itu. Sama sekali tidak mudah. "I'll bring them to your room." Kata ibu itu

Tidak berapa lama kemudian ibu tersebut kembali sambil membawa beberapa buah handuk yang masih baru. Sya berusaha mengumpulkan handuk yang kotor, tapi ibu itu buru-buru berkata untuk meninggalkan handuk-handuk itu di lantai.

"Can I also clean you room a little bit, chage your sheet? It'll take a minute. It's because when you refuse us to clean your rooom, we will not have a job. Our job now depends on demand." Katanya lagi

"Oh my God! I am so sorry. I will now remove the do not disturb sign. I though when I put that sign up I am helping you so you will not have too much to do. I am so sorry, I did not mean to put you in bad situation. Okay, then go ahead and thank you for helping us to have a clean room." Kata saya karena sangat merasa bersalah. Saya pikir tadinya jika saya tidak minta kamar di bersihkan, maka saya membantu mereka agar tidak terlalu banyak pekerjaan. Ternyata jika semua orang melakukan yang seperti saya lakukan, maka mereka bisa kehilangan pekerjan. Pekerjaan mereka tersedia bila banyak permintaan.

Sa,bil memperhatikan ibu itu bekerja, kami terus ngobrol. Ibu itu sangat trampil dan dapat membereskan tempat tidur hanya dalam hitungan menit dan sangat rapih. Kalau saya mungkin setidak-tidaknya 30 menit. Mengganti seprai dan sebagainya itu tidak mudah.

"Do you know a good buffet place for brunch?" Tanya saya

"I am sorry sir, I do not. I do not go to those place. But, I can help you. I will give you coupon so you can eat with $25 discount per person." Kata ibu itu sambil menulis di sebuah kertas. Pada saat itu dua teman saya yang lain masuk ke kamar melalui pintu yang menghubungkan 2 kamar kami.

"Oh you are 4 people? Ok, I give you coupon for 4 people. So you will get $100 discount." Kata ibu itu

"This is good for you, but also good for us so you eat free and I have a job." Jelas ibu itu lagi sambil menyodorkan selembar kertas kupon di situ tertulis untuk 4 orang dan masing-masing $25.

Ibu itu baik sekali tapi juga cerdik. Untuk bisa survive dia juga harus mampu melakukan sesuatu dan saya mengerti sekali alasannya. Yang dia lakukan menguntungkan kami dan juga ibu itu. Sama-sama saling mebantu. Tapi saya juga tidak meau hanya memanfaatkan kebaikan dan kecerdikan ibu itu, maka saya selipkan selembar uang kertas sebagai ucapan terima kasih. Ibu itu ingin menolak tapi saya paksa.

Kami lalu turun ke lobby dan mencari salah satu restoran untuk sarapan. Kartu diskon itu sangat membantu kmi karena kami berempat hanya menghabiskan $99, jadi kami memang makan gratis. Itu terjadi kemarin pagi.

Pagi ini saya bangun terlambat dan merasa kurang enak badan sebab semalam saya baru beristirahat subuh lagi. Kemarin saya banyak sekali berjalan kaki. Kami keluar kamar untuk sarapan agak siang pas ketika housekeeping mulai bekerja. saya berjumpa lagi dengan ibu kemarin dan saling menyapa. Lagi-lagi ibu yang cerdik ini menawarkan kartu diskon. Saya kemarin memberi uang persen tidak kecil, jadi saya memang mengerti ibu ini juga memanfaatkan kebaikan kami dan kami memanfaatkan kebaikan dan kecerdikan dia. Sama -sama menikmati keuntungan. Nah [pagi ini lagi-lagi kami makan gratis hahaha..

"Jo! Keep flirting with that lady okay? we need to eat free one more time tomorrow!" Kata Garrett yang sengaja menggoda saya.

"I am not flirting, I am just being nice because I know how hard she is working." Kata saya.

"I know, I use to do that too when my staff did not show up." Kata Garret yang memang pernah bekerja di Disney Land dan di Yellow Sone National park.

Sama sekali tidak ada salahnya khan ramah kepada semua orang? Buktinya saya menikmati hasilnya hahahaha $200 dihasilkan dari ngobrol itu sama seperti menang lotre bukan? Hahahaha