Perjalanan 3 minggu yang sudah berlalu kemarin benar-benar mengubah kebiasaan sehari-hari saya. Kegiatan yang akhirnya semua anggota rombongan akui sebagai perjalanan yang sangat padat, benar-benar menghabiskan energi yang mengakibatkan kelelahan baik secara fisik maupun mental. Saya yang biasa menyempatkan diri selama perjalanan apapun untuk menulis, kali ini benar-benar terbengkalai karena sudah tidak memiliki kekuatan untuk berpikir maupun mencurahkan ide yang saya miliki dalam bentuk tulisan. Akhirnya saya menutuskan untuk membuat catatan kecil berupa sederet ide-ide yang saya harapkan kan dapat saya narasikan ketika masa istirahat sudah lewat. Tapi, alas, catatan saya itu hilang dan tidak dapat saya jumpai. Padahal jumlahnya ada belasan.
Merenungkan kembali liburan kemarin bukan merupakan kegiatan yang menyenangkan karena saat ini yang saya ingat adalah sisi kelelahannya. Memang banyak kegiatan seru, tapi untuk sekarang saya ingin melupakan itu dulu lalu ketika saya sudah cukup rehat, saya akan mulai menggarap berbagai pengalaman dan menarik banyak pelajaran darinya. Itu rencana saya, oleh sebab itu banyak membuat catatatan kecil yang kemudian hilang itu.
Dalam salah satu perjalanan kemarin, saya dengan salah seorang sahabat mengenang masa kecil. Itu dalam perjalanan kami di jawa tengah yang bagi kami cukup nostalgik. Kami berbagi cerita bagaimana pada masa kecil seusai liburan sekolah kami diminta para guru untuk menuangkan kisah liburan dalam bentuk karangan. Masalah kami pada saat itu sama, yaitu tidak liburan kemana-mana sebab keluarga kami bukan keluarga berada. Usai liburan bukan saat yang menyenangkan bagi kami bahkan saya merasa para guru begitu kejam dengan mengasumsikan semua siswa pergi berlibur.
Ketika kecil kami tidak mau mengenang saat liburan, lucunya setelah dewasa, seperti saat ini, kami juga enggan mengingat-ingat saat liburan semata-mata karena kebanyakan! Kalau istilah dalam makanan dan mengkonsumsi makanan kami mengalami "bloated"! Hahahaha
Eniwei, saya masih kelelahan. Selama beberapa hari terakhir kebanyakan dihabiskan dengan beristirahat dengan disisipi kegiatan pendek seperti mengajak Kano bertemu dengan keluarga dan sahabat. Selebih itu kami hanya duduk bercengkerama bertiga menghabiskan sisa-sisa liburan ini bertiga. Ini mungkin yang paling penting bagi kami sebab waktu terus bergerak dan saat-saat akhir mendekat dengan sangat cepat.