AES 1444 Climb Ev'ry Mountain
joefelus
Tuesday August 5 2025, 1:54 PM
AES 1444 Climb Ev'ry Mountain

"Climb ev'ry mountain, ford ev'ry stream, follow every rainbow, till you find your dream." Ini cuplikan dari syair lagu legendaris yang sudah saya dengar sejak jaman masih kecil, bahkan film The Sound of Music sudah diluncurkan sebelum saya lahir. Lagu ini begitu inspirasional hingga sering sekali dikumandangkan pada acara wisuda sebagai bentuk dorongan para wisudawan untuk mengejar mimpi mereka.

Terus terang, kita dibombardir dengan nasihat ini entah sejak kapan, mungkin sejak jaman masih kecil. Dari kecil sudah ditanya," Cita-citanya apa?" Pertanyaan klise yang tidak berisi. Sebagai anak kecil seringkali hanya menyebutkan sesuatu yang mungkin keren, atau malah kosakata yang kita tahu. Entah juga! Yang jelas, jika saya telusuri dari awal, yang saya ucapkan dulu-dulu itu hanya kosong belaka, bahkan hingga menjelang dewasa pun, saya masih bingung cita-citanya apa.

Situasi kehidupan seringkali memaksa kita untuk menjadi sangat pragmatis. Saya ingat benar ketika dipaksa memilih jurusan ketika akan ikut tes perguruan tinggi. Karena saya saat itu sudah kehilangan 2 kesempatan karena saya "merasa" memiliki cita-cita lalu saya kejar dan akhirnya sesudah 2 tahun saya sadar itu bukan yang saya inginkan, maka kesempatan terakhir untuk tes perguruan tinggi harus dipersiapkan benar-benar. Perhitungan saya berakhir pada masalah kesempatan dan kemungkinan. Prioritas bukan pada sesuatu yang dicita-citakan, tapi pada pintu mana yang memungkinkan. Nah, pragmatis, bukan? Idealisme kadang harus disingkirkan, cita-cita (kalau punya) harus ditunda dahulu dan pada saat tertentu sekala prioritas harus lebih dipentingkan.

Kita selama ini terus ditimbuni dengan banyak ajakan untuk mengikuti mimpi, mengejar mimpi, mengikuti suara hati, diajak untuk mengejar sesuatu yang kita cintai, tapi apakah kehidupan selalu mengarahkan kita ke arah sana? Tidak juga. Ketika sedang getol-getolnya melakukan seuatu yang kita cintai, situasi berubah dan kita dipaksa untuk menyingkir sejenak karena ada prioritas lain. Selalu begitu dan pada saat semua usai tidak jarang kita mulai kehilangan minat dan pindah ke sesuatu yang baru. Itu setidak-tidaknya yang saya alami. Lalu apa itu mimpi dan cita-cita? Mungkin itu hanya dijadikan semacam daya tarik untuk terus selalu melangkah ke depan. Setidak-tidaknya, lagi-lagi itu yang saya alami.

Climb ev'ry mountain, ford ev'ry stream. Kedengarannya seru! Siapa yang tidak senang berpetualang? Saya senang sekali. Mendatangi tempat baru, hidup penuh misteri tanpa mengetahui apa yang akan terjadi menjadi seperti seorang detektif yang berusaha memecahkan misteri kehidupan. Tapi yang saya pelajari dari puluhan tahun berpetualang menjalani hidup, pada akhirnya bukan cita-cita menjadi sesuatu, atau berusaha mengejar dan mendaki menuju puncak, sebab jika itu yang saya tuju maka pada akhirnya akan kecewa. Petualangan dan usahanya sangat seru, namun begitu sudah tiba di puncak justru saya bingung sebab yang dicita-citakan itu ketika tercapai ternyata hanya begitu-begitu saja. Ada kepuasan, tentu saja, ada kesenangan dan itu memang benar, namun sesudah itu apa? Lagi-lagi saya akan berpendapat, bukan tujuan yang terpenting tapi perjuangannya, bukan destinasi yang terutama, tapi perjalanannya.

Bukan untuk mengecilkan peran mimpi dan cita-cita. Semua orang boleh berharap apa saja. Peran mimpi dan cita-cita sangat banyak, terutama merupakan motivasi kita untuk maju dan mengejar sesuatu. Mimpi bisa menjadi semacam trigger kita untuk tetap bersemangat untuk melangkah. Sangat baik! Mimpi dan cita-cita mendorong kita untuk melakukan self-improvement, tapi tidak semua cita-cita atau mimpi harus kita kejar mati-matian. Sama seperti keledai yang mengejar wortel yang sengaja digantung di depan wajah semata-mata agar mendorong dia untuk terus mengejar. Jika demikian maka hidup akan menjadi kosong dan penuh rasa sepi sebab hidup kita akan semata-mata terfokus pada tujuan sehingga lupa menikmati perjalanan. Nah tetap kita harus climb ev'ry mountain tapi harus bisa sekaligus menikmati pemandangan pegunungan, menikmati udara segar. Kita harus tetap ford ev'ry stream, tapi harus terus bersenang-senang mendayung diantara bebatuan, menikmati keseruan naik dan turun ditengah arus deras. Pada intinya jangan lupa tertawa dan bahagia.

Foto credit: jigidi. com

You May Also Like