AES 97 Work
joefelus
Saturday August 28 2021, 3:34 AM
AES 97 Work

Sepertinya dimana pun kita bekerja selalu ada banyak cerita! Seperti hari ini, hari Jumat yang biasanya buat saya adalah hari yang mulai slowing down dan mood sudah di set up untuk bersiap-siap menuju akhir pekan dan beristirahat. Ternyata pagi ini dipenuhi dengan banyak kejadian. Bayangkan saja, sebelum jam 12 siang saya sudah menyelesaikan target harian berjalan sejauh 10.000 langkah!

Ya, kampus sekarang penuh dengan kehidupan, walau di saat-saat tertentu ketika kebanyakan mahasiswa di dalam kelas, lapangan-lapangan dan taman-taman di dalam kampus terlihat lengang. Tapi lihat saja begitu pergantian kelas, jalan-jalan setapak di kampus penuh dengan ribuan mahasiswa yang berpindah gedung atau jam-jam sekarang ini mencari tempat untuk makan siang. Termasuk tempat kerja saya, bayangkan ribuan mahasiswa antri makan! Yang selama satu setengah tahun terakhir yang terlihat karyawan lebih banyak daripada jumlah mahasiswa yang makan, sekarang semua karyawan berkeringat harus melayani mereka makan. Hitungannya ribuan!

Ya pagi ini melelahkan karena pace para karyawan berubah drastis, dari bengong dan bingung tidak banyak pekerjaan, sekarang harus pontang-panting. Untungnya saya hanya karyawan yang sibuk di belakang layar. Tapi saya sungguh mengerti bagaimana stres nya bekerja di front line, been there done that! Kalau istilah orang bule sih. Saya pernah pontang panting di open kitchen melayani pelangan, pernah sebagai bartender yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Sekarang saya memilih di belakang layar karena kalau dihitung-hitung stres nya jauh lebih minimal walau kegilaan itu masih suka ada, seperti hari ini!

Sekali lagi, bekerja di bidang food and beverage itu menarik! Tapi jangan salah tingkat stres nya sangat tinggi! Sejauh pengalaman saya, di dapur itu penuh dengan kata makian. Itu betul sekali. Jadi kalau pernah nonton Hell Kitchen di TV, walau memang agak terlalu didramatisir, tapi itu kejadian yang wajar dalam keseharian operasi di dapur. Jadi kalau ada yang tanya saya apakah di dapur banyak kegilaan, saya akan jawab dengan cepat dan mudah: Iya! Saya pernah menyaksikan bartender (bukan saya untungnya) dikejar oleh seorang cook yang membawa 12 inci chef knife! Saya tentunya takut untuk merelai percekcokan ini, ngeri kalau-kalau nanti pisau nyasar!

Kejadian apa lagi yang seru? well, saya pernah ke pengadilan 2 kali karena ada seorang pelanggan yang makan dan tidak bisa bayar! Akhirnya mau tidak mau saya harus panggil security, lalu security panggil polisi dan customer ini terpaksa diborgol dan dibawa pergi. Beberapa hari kemudian saya mendapat panggilan untuk menjadi saksi di pengadilan. Dibayar $20 per kehadiran buat uang bensin hahaha!

2 kali saya juga harus memanggil kemananan karena customer berantem. Yang pertama food fight! Salah seorang pelanggan dilempar makanan, lalu ada polisi datang. Yang kedua ada orang pukul-pukul jendela lalu pelanggan yang sedang makan di dalam jadi jengkel, dia keluar dan orang itu dihajar! Eh ada sekali lagi, ini di bar tempat saya bekerja, salah satu pelanggan mungkin agak kebanyakan minum lalu jadi agak agresif lalu jadi kasar dan memaki-maki langganan saya yang lain. Akhirnya saya minta yang marah-marah itu untuk pergi. sejak saat itu si pemarah tidak pernah terlihat batang hidungnya lagi.

Ada lagi sepasang pelanggan yang sudah sepuh. Dia makan steak lalu komplain tidak mau bayar karena katanya steaknya terlalu matang, padahal di piring dia steaknya tinggal seujung kelingking! Karena sudah sepuh saya tidak tega untuk memanggil sekuriti, saya biarkan mereka pergi tapi dengan wanti-wanti ke anak buah untuk menolak melayani mereka jika mereka kembali lagi. Untungnya pasangan ini tidak pernah kembali. Sampai sekarang kalau mengingat mereka saya masih super gondok!

Yang saya ingat tentu saja tidak semuanya kejadian buruk, tapi banyak juga asyiknya. Misalnya apresiasi pelanggan terhadap para pekerja. Saya pernah dibawakan makanan oleh pelanggan, diberi hadiah bahkan ketika saya pindah kerja ada sepasang anak yang sengaja datang untuk mengucapkan selamat berpisah dan memberi pelukan. Namanya Raven dan Kupono! Sekarang mereka pasti sudah dewasa!

Kejadian lucu, ya banyak sekali! Anak buah datang dari banyak tempat, Kamboja, laos, Vietnam, Palau, Philipina, Marshall Island, dan sebagainya. Yang seru dan lucu adalah aksen mereka! Salah satu yang dari kamboja adalah yang paling parah, 75% yang dia ucapkan sulit dimengerti tapi anehnya para pelanggan menyukai dia bahkan seringkali begitu di pintu pelanggan secara khusus minta dilayani dia!

Kejadian yang saya tidak pernah lupa adalah apa yang dilakukan salah satu anak buah saya dari Vietnam. Ketika pelanggan selesai makan dan masih ada sisa, mereka minta dibawakan doggie bag. Maksudnya kantong makanan untuk membawa sisa makanan pulang agak sampai di rumah bisa dinikmati lagi. Saya lihat anak buah saya ini kok sibuk sekali di belakang dekat tempat sampah, begitu saya perhatikan ternyata dia menambah sisa makanan itu dengan banyak potongan tulang dari sampah. Katanya, "Kasihan gogognya nanti kurang makan karena sisa makanan pelanggan itu tidak banyak!" Jadi dia tambahkan tulang-tulang! ya Tuhan! Untung saya lihat, lalu saya beri penjelasan bahwa doggie bag maksudnya hanya kantong untuk membawa makanan yang tidak habis untuk dimakan di rumah, bukan untuk gogog! Terpaksa saya lari ke dapur dan suruh tukang masak buat yang baru dan doggie bag itu saya suruh buang! Ada-ada saja! hahahaha***

aileenlais
@aileenlais   5 years ago
Bang joe ceritanya seru bukan main... 😆👍 saya ikut merasakan naik turun emosinya sekaligus takjub dengan kelakuan orang2 asing yang ajaib. Sembari mikir jg apa di Indonesia banyak juga ya yg ajaib2 seperti itu kalau di bar atau resto2. 🤔 Untung ya bang joe badannya besar dan bisa jg ngusir orang2 antik itu. 🤭
joefelus
@joefelus   5 years ago
di Indonesia beda lagi, restoran belum buka yang berbondong-bondong datang itu orang pajak yang cari proyek, ormas-ormas sama kroco-kroco dari militer yang cari receh. :(
aileenlais
@aileenlais   5 years ago
Btw disana ngga ada ppkm kaya di indo ya? Covidnya udah ngga banyak?
joefelus
@joefelus   5 years ago
PPKM di sini sudah berlangsung 1.5 tahun! Sekarang baru dibuka lagi. Covid Delta mulai banyak lagi dan casualitiesnya ada orang-orang yang sudah fully vaccinated. :(
aileenlais
@aileenlais   5 years ago
Waduuh... Horror jg ya si delta. Semoga bisa cepat teratasi ya disana dan disini jg. 🙏 😢
joefelus
@joefelus   5 years ago
iya, tapi di mana-mana orang pada bandel.
admin
@admin   5 years ago
Salut dengan disiplin Pak Jo berjalan 10.000 langkah tiap hari. 😎👍
joefelus
@joefelus   5 years ago
hehehe.. udah jadi kebiasaan. Sudah dimulai 3-4 tahun lalu. :)