Kemarin jadwal kesibukan harian saya agak terbalik. Biasanya saya berolahraga siang hari, dan menghitung sejak sarapan, makan siang dan snack, lalu baru saya lihat berapa banyak saya akan makan malam sebab saya ingin defisit kalori yang agak lumayan jumlahnya. Hari ini agak beda sebab saya punya banyak jajanan dan tidak mampu menahan diri. Kemarin lusa sore saya membuat martabak, walau jumlah bahannya sedikit tapi jadinya banyak, sehingga kemarin masih banyak tersisa dan mau tidak mau saya membantu menghabiskan. Jajanan yang mengandung gula, tepung, telur dan isian keju, coklat, atau kacang itu kalorinya tinggi! Biasanya saya lebih memilih meal atau makanan berat daripada jajanan sebab merasa tidak ada kesetimpalan yang "adil" antara jajanan (kenikmatan) dan penderitaan ketika membakarnya. Hanya saja, martabak itu memang kudapan yang luar biasa enak, jadi saya gave in!
Hasil hitung menghitung, saya harus membakar lebih dari 600 kalori. Maka saya harus lakukan walau sudah lewat jam 9 malam. Untung olahraganya di dalam rumah jadi para tetangga tidak tahu, sebab jika ada yang lihat, mereka akan mengira kami berdua, Nina dan saya, sudah mulai gila sebab ketika orang-orang sudah bersantai bahkan mulai bersiap-siap tidur, kami malah sibuk berolahraga. Saya apalagi, keringat sampai menetes-netes, bahkan kaca mata saya harus sering dilap karena tertutup keringat yang menetes dari dahi dan kepala. Ya begitulah kalau ingin sehat, saya sudah bosan dikatakan overweight bahkan sempat dianggap obese! Teman-teman yang kejam malah sering nanya kapan saya melahirkan hahaha.
Eniwei, sambil berolahraga saya menonton sepasang suami istri yang tinggal di pulau kecil yang dekat dengan kutub Utara, di negara Swedia. Di episode itu mereka sedang mengalami masa-masa zero light, alias selama beberapa waktu hampir tidak ada matahari. Matahari terbit pukul 11 pagi dan terbenam beberapa menit kemudian, selebihnya dunia mereka sangat gelap dan dingin. Pukul 2 siang sudah seperti tengah malam, apalagi jalanan sama sekali tidak ada penerangan. Bagi saya, ini sebuah petualangan yang sangat ekstrim.
Saya memang menyukai petualangan-petualangan unik, seperti di Alaska misalnya, ada sebuah "kota" yang berupa sebuah gedung tinggi. Ini keren sekali. Penduduknya tinggal di gedung yang di dalamnya ada sekolah, gereja, masjid, toko dan sebagainya. Mereka kebanyakan tinggal di dalam dan jarang keluar "kota" karena suhu di luar sangat amat dingin. Kalau tidak salah nama kotanya Whittier. Gedungnya, yang saya lupa namanya, ada 14 tingkat yang dulunya merupakan barak militer. Di gedung itu semua fasilitas ada termasuk kantor pos dan kantor walikotanya ya di dalam gedung itu. Terbayang bagaimana uniknya pengalaman mereka ini.
Hari ini juga sedang ada fenomena unik di kota dulu saya pernah tinggal di Fort Collins. Mungkin karena sedang ada kondisi cuaca yang ekstrim, sedang ada taifun di dekat Filipina, dan kondisi cuaca lainnya di berbagai tempat di Amerika, seperti ada gelombang dingin dan badai salju, di Fort Collins dan kota-kota lain di sekitarnya malah sedang mengalami Aurora Borealis! Teman-teman saya di sosial media beramai-ramai mengunggah foto foto yang mereka ambil untuk mengabadikan fenomena langka ini.
Saya ingat 2 tahun lalu bertiga bersama Nina dan Kano keluar rumah sekitar tengah malam untuk berburu Northern Light ini ke daerah yang benar-benar gelap gulita tidak ada cahaya apapun termasuk tidak ada penerangan jalan. Sehari sebelumnya dikabarkan fenomena itu muncul, tapi ketika kami tunggu hingga lewat tengah malam tidak kunjung tiba sehingga akhirnya kami menyerah dan pulang. Sekarang hampir semua penduduk kota menyaksikan itu. Saya sebetulnya berharap Kano menelepon dan melakukan video call sehingga Nina dan dan saya bisa ikut menikmati, tapi sepertinya dia sedang sibuk sehingga tidak menelepon kami. Ya sudah, kalau memang jodoh, suatu hari nanti saya dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri. Saat ini cukup berharap saja.
Pagi-pagi ketika saya sedang menunggui ayah, tiba-tiba ada pesan masuk, dari Kano. 2 buah foto dengan sebuah pesan pendek: Picture from last night. Sepertinya Kano sempat mengabadikan ketika pulang kerja. Tidak seindah di Arctic sana, tapi dapat sedikit mengagumi dan merasa agak iri! Hahahaha.
Beruntung bgt Kano bs lihat langsung! Aku temenin iri deh 🤣
Btw, temen yg nanya kapan melahirkan itu mending dimakan aja sekalian, Om! ðŸ¤
Hahaha.. padahal yang ngeledek saya sama-sama "hamil" nya!!!