Sejak beberapa waktu lalu, kami berusaha memahami lebih mendalam tentang Literasi Diri. Dari catatan prosesnya, sepertinya kakak-kakak Smipa mulai banyak mengolah tentang Literasi Diri. Harapannya, proses ini bermakna dan bermanfaat terutama bagi pengembangan diri kakak-kakak. Ke arah mana? Tentunya menuju manusia seutuhnya, manusia yang lebih holistik, pada saat yang sama juga menjadi fasilitator pembelajaran yang lebih baik.
Saat ini Rumah Belajar Semi Palar sedang berusaha menghidupkan kembali spirit Literasi yang sempat tenggelam dilanda pandemi. Salah satu kegiatan besar yang rutin dilaksanakan di Semi Palar adalah FestBuk (Festival Buku). Kali ini kita akan sama-sama mencoba menyelenggarakan kembali kegiatan ini, tapi dalam olahan yang lebih luas, yaitu melalui Festival Literasi. Literasi, dengan demikian kembali menjadi kata kuncinya.
Setelah lebih dari dua tahun kita semua nyaris tak terpisahkan dari gawai dan koneksi internet, situasi yang kembali normal memungkinkan kita untuk kembali ke kehidupan yang lebih normal pula. Ini juga waktunya untuk kembali bersentuhan dengan berbagai sisi dunia literasi yang beragam dan penuh keindahan.
Kemarin dalam koordinasi mingguan kakak Smipa yang kita sebut Jumaatan, kami juga mencoba menghidupkan spirit literasi melalui rutin literasi kakak Smipa. Minggu depan kami masing-masing akan membawa buku favorit atau bacaan yang paling membawa kesan / berdampak bagi kita masing-masing. Pagi harinya, kak @mayaulfadwinita mengusulkan bahwa kakak-kakak di Tim Lingkung juga mulai dengan gerakan itu terlebih dahulu. Bahwa ini muncul dari kakak-kakak, tentunya ini sesuatu yang keren banget, salah satu bentuk kesadaran yang muncul dari kakak-kakak bahwa Literasi adalah sesuatu yang penting.
Mudah-mudahan hal-hal ini bisa jadi pemantik buat kita semua di Semi Palar, bahwa Literasi memang penting, kemudian memang perlu mulai dari diri sendiri - baru bisa kita tularkan enerjinya - kalo bahasa kekiniannya vibesnya ke teman-teman di kelas dari KB hingga KPB. Mari semangat teman-teman, kita kembali ke literasi. Salam.
Terima kasih Flavi. Kak Andy sudah baca tulisan kamu - di mana kamu bilang mulai senang menulis. Keren itu. Terima kasih juga sudah membaca tulisan ini. Literasi itu dua arah. Kalau mau senang menulis - tentunya kudu senang membaca. Karena kita suka membaca, kita jadi terpacu menulis juga. Jadi kalau kamu suka baca-baca tulisan AES, 2-3 tulisan tiap hari, dijamin akan lebih termotivasi untuk menulis di Ririungan. 🙏🏼☝🏼😎