Kalau kita menelusuri berbagai tulisan bertagarkan #spiritualitas, di ruang penulisan ini, kita akan menemukan cukup banyak tulisan pendek tentang topik ini. Menandakan bahwa banyak keingin-tahunan dan proses pemahaman akan topik ini di antara warga smipa sangat luas. Sebutlah ini sebagai proses pencarian, dan ini sesuatu yang sangat baik, karena juga menandakan bahwa ini menandakan kesadaran bahwa manusia pada dasarnya adalah makhluk spiritual.
Satu tulisan saya tentang ini berjudulkan Kesadaran dan Spiritualitas. Bahwa sebetulnya kedua hal ini pada hakikatnya penting dipahami dan dihayati dalam kehidupan setiap insan. Kembali ke keyakinan bahwa Manusia adalah Makhluk Spiritual yang Mendapatkan Pengalaman Kehidupan.
Kenapa manusia yang sejatinya Makhluk Spiritual malah berjauhan dengan dimensi ini, banyak sekali penjelasannya. Peradaban manusia hari ini disebut-sebut sebagai sangat materialistik, karena siklus besar semesta yang berputar di sepanjang 26.000 tahun sedang dalam titik terendahnya. Titik siklus yang disebut dengan Kali Yuga. Di sisi lain banyak sekali peninggalan sejarah di seluruh dunia yang menggambarkan peradaban manusia yang sangat spiritual saat siklus semesta ada di titik sebaliknya. Ini salah satu penjelasannya.
Yang penting disadari, yang disebut-sebut sebagai ranah kesadaran atau spiritualitas pada dasarnya tidak pernah hilang di dalam kedirian setiap manusia. Karena manusia adalah pada dasarnya makhluk spiritual. Yang bergeser adalah tingkat kesadaran manusia - secara individual dan tentunya secara kolektif (collective consciousness). Kemudian penjelasan berikutnya adalah seperti yang dijelaskan di dalam video di bawah ini - yang menjelaskan bahwa mencapai tingkat kesadaran yang lebih tinggi sebetulnya tidak sesulit - sejauh (not as far fetched) seperti yang ada di dalam pemahaman manusia pada umumnya.
Salah satu yang bisa memberikan jawaban adalah video di bawah ini. Video yang saya jadikan kepingan pemahaman dan kesadaran saya. Silakan dicermati. Bagi yang sampai ke laman ini, silakan ingat bahwa saat sang murid sudah siap, sang guru akan hadir. Hal ini sangat saya yakini. Silakan mencermati video ini sampai tuntas. Spiritualitas itu dekat, tidak sulit dicapai sejauh kita bersedia untuk terus berupaya menggeser kesadaran kita ke tingkatan yang lebih tinggi. Ini bisa dilakukan secara sederhana setiap hari, saat kita memahami secara utuh apa yang disebut dengan tingkat kesadaran yang lebih tinggi atau yang disebut di dalam video ini sebagai Higher Consciousness. Selamat mencoba dan mendekat ke hakikat kita sebagai makhluk-makhluk spiritual. Salam.
Photo by Keegan Houser: https://www.pexels.com/photo/person-sitting-on-rock-on-body-of-water-1478685/
Hi, Kak Andy... Selalu pengen nangis setiap baca notif ada email masuk,, notif Ririungan... dan akhirnya berselancar kembali ke Ririungan... buka-buka beberapa tulisan yang muncul di beranda... Di tulisan ini, saya merasakan sekali ketika bicara tentang spiritualitas... setahun ke belakang merasakan banget bagaimana pola pikir hingga hidup saya diobrak-abrik, seperti kembali di reset menjadi bentuk awal yang bukan siapa-siapa dan tidak tahu apa-apa... Sebuah proses yang tidak dapat saya pahami dengan nalar, tapi ada sebuah bisikan lembut dari hati, yang seolah menunjukkan saya jalan yang harus saya tempuh... ketika saya sulit memahami, kode dan pesan muncul lewat kejadian alam semesta... walaupun tidak tau apa pesan pastinya... (^.^) pokoknya, semoga Kak Andy sehat selalu... (>,<)d
Halo juga kak Fifin. Terima kasih sudah mampir lagi di ruang ini. Iya kak, apa yang diceritakan kakak, sepertinya adalah proses yang harus dilalui setiap individu untuk menemukan diri sejatinya, menyadari dan merangkul sepenuhnya sisi-sisi gelap diri kita - yang kita ingkari dan tidak kita sukai. Tapi ternyata proses ini adalah proses yang dibutuhkan menuju manusia seutuhnya. Kami di Semi Palar di TP ini lagi berusaha belajar tentang ini kak. Terima kasih juga sudah mampir-mampir dan bersilaturahmi di sini. Sama-sama kak, Amin atas doa dan harapan baiknya. 🙏🏼😊