AES49 Gecko
Kirana Kasih
Monday October 4 2021, 8:38 PM
AES49 Gecko

Mungkin selama ini yang aku ceritakan hanya kucing-kucing saja. Walaupun begitu, aku memiliki pengalaman memelihara hewan-hewan lain juga, tidak hanya kucing. Tapi memang yang bertahan lama hanya kucing saja. Padahal awalnya aku tidak pernah punya rencana untuk memelihara kucing. Aku memulai memelihara kucing hanya karena ada yang tiba-tiba datang. 

Hewan-hewan lain yang pernah aku pelihara adalah anjing, hamster, dan gecko. Kalau untuk anjing sendiri sebenarnya awalnya tinggal di rumah nenekku. Tapi aku ingin pelihara dan akhirnya dibawa ke rumahku. Namun dia cukup berisik dan agak mengganggu tetangga. Anjingnya pun kembali ke rumah nenekku dan akhirnya suatu hari ia kabur, lompat dari pagar dan lari keluar rumah. Aku sudah pernah pelihara hamster sekitar 2 kali. Hamster yang pertama sebenarnya cukup lama hidupnya, tapi sayangnya dia mati karena kakinya terjepit di kandangnya. Padahal baru sekitar 5 menit sebelumnya aku masih mengobrol dengannya di kandang. Untuk yang kedua, sebenarnya saat itu aku sangat tidak bertanggung jawab. Aku membiarkan hamsternya di luar rumah saat hujan dan dia kedinginan hingga akhirnya mati (ya pada saat itu jahat banget sih). Saat itu aku memelihara dua hamster, yang satu lagi tetap hidup tapi aku lupa bagaimana akhir dari hubungan antara aku dan dia. 

Sebenarnya aku juga pernah memelihara hewan seperti ikan dan kura-kura, tapi yang paling menarik adalah gecko. Jadi gecko ini adalah hewan yang seperti tokek. Dia memang cukup banyak dijadikan peliharaan. Aku sendiri lupa kenapa akhirnya ingin memelihara gecko. Tapi memang sih wajahnya cukup lucu dan menggemaskan. 

Pada awalnya aku cukup oke ketika mengurusnya. Aku rajin memberinya makan, membersihkan rumahnya, dan mengeluarkannya dari rumahnya dan mengajaknya bermain (cuman dipegang di tangan). Tapi lama-lama, aku mulai malas dan terkadang melupakannya. Kasih makan pun kadang dibantu pembantu di rumah, karena agak cape juga harus masukkin jangkrik (dia makannya jangkrik).

Aku mulai peduli lagi sama dia saat suatu hari ekornya tampak luka. Jadi seharusnya kalau dikasih makan jangkrik tuh kepalanya harus dicopot dulu, sedangkan aku tidak. Jadi kemungkinan besar itu gara-gara si jangkriknya. Tapi gecko ini tidak masalah jika ekornya luka, karena nanti ekornya akan copot. Nah si gecko tuh sempat kabur di dalam rumah dan nggak ketemu ada di mana. Akhirnya dia muncul setelah beberapa lama dengan ekor yang sudah tidak ada. 

Sayangnya hidup seekor gecko ini berakhir karena digigit oleh kucing. Karena tidak terlalu dekat, pada saat itu aku tidak terlalu sedih. Hingga akhirnya sekarang aku menyesal dan penasaran ingin memelihara gecko lagi, namun aku merasa masih belum siap dan takut hal yang sama terjadi lagi.

*foto gecko di atas bukan milikku, melainkan gecko sepupuku