Hulu sebagai esensial.Hilir sebagai sensasional.
Ancaman kantong plastik, hentikan saja produksi pabrik. Alih-alih membatasi penggunaannya.
Alasan hadir mengena pada nafkah para pekerja, padahal hanya membela kepentingan pengusaha.
Alasan juga...
Kenapa bisa bersama? Tanyanya.
Karena mampu.Tidak pernah ada kemauan, hanya ada kemampuan.Dan kemampuan mula-mula adalah mampu untuk mau.
Kalau membayangkannya saja tidak mampu, apalagi menyatakannya. Kalau menginginkannya saja masih bilang tidak...
Kita.
Ternyata tidak beda dengan kucing liar.masuk ruang dahulu baru mengeong kemudian
Ternyata tidak beda dengan ayam lepas di jalanan.merebut tempat dan memotong jalur kalau ada kesempatan, tidak mampu menghormati kekosongan
Ternyata tidak beda...
Sore kemarin berisik dari pohon mangga depan rumah sebelah selokan. Biasanya berisiknya dari dalam selokan, anak-anak ngambil ikan. Berisik dari pohon mangga ini berisik tupai dan burung, sepertinya lagi pada rebutan mangga. Berjatuhan pula,...
Penuh dengan alasan dan perbandingan tidak membutuhkan pergerakan dan tidak lanjutan. Cukup di tataran dan tuturan, tidak sampai titiran. Rasionalitas itu. Kalau sampai gerak mungkin itu udah level logika. Membandingkan dua atau tiga atau empat...
Urutan alasan dan pilihan sebab-akibat yang membutuhkan pergerakan dan tiNdakan lanjutan. Tidak cukup di tataran dan tuturan, perlu sampai titiran. Logika itu. Kalau gak sampai gerak mungkin itu masih level logila, kepikiran tanpa mampu...
Memesan dua gorengan dari warung depan. Satunya masih panas barusan diangkat dari minyak panas, satu lagi masih berendam seperti jakusa di jakusi. Perlu sabar satu menit lagi.
Yang ditiriskan di atas jaring entah apa namanya itu tadi minyaknya...
Untuk apa sekolah?Bukannya pertanyaan ini hadir karena sekolah.Juga jawabannya bisa ditemukan dengan bersekolah.
Untuk apa hidup?Bukannya pertanyaan ini hadir karena hidup.Juga jawabannya bisa ditemukan dengan menghidupi.
Kalau tidak mengetahui...
Akar dari pohon kehidupan adalah pendidikan. Dari pengalaman terkonfirmasi lah asumsi lima tahun yang lalu ini, sekaligus menemukan ada lagi setelahnya. Jadi, sampai pada akar saja belum lengkap.
Untuk mencapai kepenuhan perlu melampaui keutuhan,...
Sang Komedian yang muncul dari balik layar, di atas panggung ia hadir dan berperan. Lihatlah, semua orang sampai tak bisa melihatnya karena terpingkal. Tawa lepas melebarkan rahang menyipitkan mata. Hanya ia yang berpura-pura lah yang bisa...
Kalau belum cukup untuk diri sendiri bagaimana merasa penuh dengan berbagi kepada orang lain. Yang ada nanti dua orang yang setengah penuh bersama-sama dalam ketidak cukupannya masing-masing.
Cukup itu segimana kalau begitu, bukan pertanyaan...
Dalam bertransformasi menjadikan diri lebih baik, pernah ada yang bilang, "Untuk kesusahan itu gampang dan untuk bikin jadi gampang itu susah." Ternyata, enggak koq. Yang gampang ya gampang, yang susah ya susah. Memang akan beda berdasarkan...
Terkadang, saat kita menang itulah kekalahan. Saat kita kalah, itulah kemenangan.
Bahkan untuk bertahan itu hanyalah alasan, sebagai tempat persembunyian. Karena takut menerima sakit yang tidak diinginkan.
Menyerah itu bisa jadi suatu...
Dari tiga puluh tiga pengalaman dengan tiga puluh tiga ruang itu. Apakah benar tiga puluh tiga hal baru atau satu hal sama yang diulang tiga puluh tiga kali di ruang berbeda.
Stagnan di belasan itu keniscayaan, bahkan yang sudah puluhan hanyalah...
Cocoklogi aja koq ini 😋Biar belajar jadi menyenangkan dan kesenangan jadi pembelajaran.
Kalau dari pendekatan mistik timur ada aturan bahwa di umur 84 tahun seorang manusia telah menyelesaikan tahapan pemenuhan diri. Kalau dari...