Dalam kegiatan di masa pengenalan KPB, kami dibagi menjadi 4 kelompok untuk melakukan sebuah proyek mini, berdasarkan observasi profesi di sekitar. Kelompok kami memilih untuk mengobservasi pedagang asongan. Kami memulai proses pembuatan karya dengan ide awal. Dengan berdiskusi bersama, kami bersepakat untuk membuat sebuah brosur yang dapat menarik perhatian orang dengan desain luar brosur, yang merupai sebuah dompet yang terjatuh. Isi brosur akan ada sebuah pesan tentang mengapa sosialisasi itu penting dan bagaimana cara berbicara dengan orang baru. Setelah menentukan apa yang ingin kami buat, kami memulai proses pembuatan desain awal. Apa saja yang ingin ada di dalam brosur ini? Dengan desain seperti apa?
Kami memutuskan untuk memakai canva sebagai alat desain proyek kali ini, karena akses mudah dan sangat praktis. Setelah menemukan tema desain yang tepat untuk poster, kami mulai memasukan detail dan poin-poin penting yang ingin kami sampaikan kepada pembaca, tidak lupa untuk menambahkan dekorasi untuk membuat poster lebih menarik. Lalu kami memulai membuat desain untuk dompet, bagian luar dari brosur kami, yang dimulai dengan menemukan lipatan kertas yang dapat membuat brosur kami terlihat seperti sebuah dompet. Kami lalu memulai dengan mengukur seberapa besar keperluan ukuran untuk dompetnya, lalu juga untuk desain uang yang akan terlihat sedikit keluar dari dompet.
Lalu kami menempelkan tekstur ke bagian yang sudah diukur tadi di desain kami dalam canva. Setelah memastikan ukuran dan tekstur tepat, kami pun mencoba test print prototype, lalu menggunting ujungnya karena ada sedikit bagian putih di ujung kertas yang disebabkan oleh margin dari printer, dan melipat brosur sehingga terlihat seperti sebuah dompet. Dan brosur pun selesai. Menurut saya, proses kerja kami sudah sangat lancar, semua diskusi dan hal lainnya sudah dijalankan dengan cukup baik.